Tim SAR Gabungan Cari Petani di Alor yang Terseret Banjir Sungai
Selasa, 12 Mar 2024, 15:46 WIBKupang -- Tim SAR Gabungan melakukan pencarian terhadap seorang petani bernama Ledrik Asamau (68) yang terseret banjir arus Sungai Siboil di Kecamatan Alor Timur Laut, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), sejak Senin (11/3).
"Korban hendak pulang dari sawah dan melintasi Sungai Siboil yang sedang banjir, tapi hingga malam hari korban tak kunjung kembali," kata Kepala Basarnas Maumere Supriyanto Ridwan dalam keterangan resmi yang diterima di Kupang, Selasa.
Keluarga korban menyebut korban terseret banjir sungai sejak pukul 16.00 WITA.
Atas kejadian itu, kata dia, keluarga melapor ke kepala desa dan langsung menghubungi Pos SAR Alor untuk mendapatkan bantuan pencarian terhadap korban di sekitar sungai tersebut.
Ridwan mengatakan Tim SAR gabungan akan melakukan pencarian korban bersama masyarakat hingga pukul 18.00 WITA nanti.
Berdasarkan prakiraan BMKG, wilayah NTT berpotensi mengalami cuaca ekstrem yakni hujan sedang hingga lebat dan hujan ekstrem diprakirakan hingga 14 Maret 2024.
Kondisi itu dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.
Kepala Stasiun Meteorologi Kelas II El Tari Kupang Sti Nenotek pun mengingatkan masyarakat NTT untuk mewaspadai hal tersebut dengan berhati-hati saat melakukan aktivitas.
"Tetap waspada," kata Sti.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Kendaraan Tinggalkan Jabotabek Capai 1,48 Juta Unit per H-3 Lebaran
-
Akhiri Ketergantungan Impor, Swasembada Garam Dikejar 2027
-
No Open House di Rumah Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman Tegaskan Idul Fitri 1447 H Tetap Khidmat
-
Banjir Rendam 12 RT dan Empat Ruas Jalan di Jakarta Barat
-
BPBD Situbondo Catat Ribuan Rumah Terdampak Banjir dan Angin Kencang
-
Inggris Lobi Arab Saudi Amankan Pasokan Minyak
-
Pascabanjir di wilayah Solo dan Sukoharjo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.