Netralitas ASN Jadi Akar Ruang Digital yang Positif

Senin, 11 Mar 2024, 22:03 WIB

JAKARTA - Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi akar yang positif di ruang digital. Terbukanya akses internet memudahkan semua orang untuk mengisi ruang digital dengan berbagai konten, baik konten positif maupun negatif.Konten negatif seperti hoaks dan ujaran kebencian pun tak jarang ditemui di ruang digital, terutama di masa pemilu.

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) berkolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (BPSDM Kemendagri) dalam kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan kepada ASN dan Sumber Daya Manusia (SDM) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk memberikan literasi tentang pentingnya bersikap netral terhadap teknologi dan konten di ruang digital.

Ket. Foto: Kegiatan Literasi Digital Sektor Pemerintahan merupakan salah satu rangkaian Program Makin Cakap Digital yang diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dalam rangka meningkatkan kompetensi ASN dan SDM pemerintahan dalam menyikapi teknologi dan konten digital sebagai pelaksana kebijakan publik dan juga pelayan publik. — Sumber: istimewa

"Netralitas inilah yang akan menciptakan ruang digital yang lebih kondusif. ASN diharapkan untuk menjadi agen perubahan, menjadi wakil-wakil yang bisa membantu menciptakan ruang digital yang sejuk dan damai," jelas Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo, Slamet Santoso dalam keterangan Senin (11/3).

Ia berharap agar para pegawai pemerintah Provinsi Sumatera Selatan meneruskan materi literasi digital kepada masyarakat supaya bisa menghadapi konten negatif dengan bijak.

"Kalau ada konten hoaks, ujaran kebencian, SARA, dan radikal di ruang digital maka peran serta dari rekan-rekan ASN di Sumatera Selatan ini begitu penting sebagai counter konten negatif di lingkungan sekitarnya," ujarnya.

Slamet melanjutkan, netralitas ASN selain berfungsi sebagai perekat pemersatu bangsa, juga dapat memicu partisipasi publik dalam menggunakan hak suaranya dalam pilkada yang akan berlangsung di tahun 2024 ini.

Sementara itu, Plh. Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan Edward Candra turut hadir dan menyatakan konten negatif menjadi salah satu tantangan di era digital, sehingga kemampuan ASN dalam mengakses internet harus dibarengi dengan literasi digital.

"Hal yang perlu diperhatikan selain kecakapan adalah budaya digital. Kita selaku ASN harus bisa memberikan contoh untuk bisa mengurangi konten negatif di ruang digital. Kalau posting berita negatif, (berita tersebut) sudah tidak bisa dihapus lagi dan bisa tersebar ke seluruh dunia. Jadi, kita perlu pemahaman tentang bagaimana memegang teguh budaya di ruang digital." ujar Edward.

Menurutnya, usaha yang positif dalam dunia digital perlu terus dikembangkan oleh berbagai pihak termasuk dalam konteks ini adalah ASN. Partisipasi ASN dapat menjadi pengaruh yang lebih kuat kepada publik.

Akademisi Sofian Lusa dalam materinya turut menyampaikan mengenai pentingnya menjaga data pribadi dalam konten-konten yang diunggah di media sosial. Praktiknya, semua data-data itu ada di dunia maya, dalam kondisi sadar maupun tidak sadar, pengguna media sosial telah menyebarkan datanya sendiri.

"Kadangkala kita tidak sadari postingan negatif kita 5 tahun lalu, bahkan 15 tahun lalu, tak jarang itu yang menghalangi karir kita menanjak. Kita didera dengan konten-konten yang tidak sengaja pernah kita posting bertahun-tahun silam," jelasnya.

Konten positif dan negatif, lanjut Sofian, sangat membanjiri ruang digital di Indonesia. Sejalan dengan hal itu, maka pemahaman akan keamanan digital perlu dimiliki oleh tiap-tiap pengguna internet.

"Kita harus memahami bagaimana cara mengamankan smartphone kita, media sosial, dan bagaimana kita bisa terampil mencari suatu hal dengan search engine," pungkasnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.