Huthi Bertekad Terus Serang Kapal-kapal Inggris

Senin, 04 Mar 2024, 02:55 WIB

KAIRO - Kelompok Huthi Yaman yang didukung Iran, pada Minggu (3/3) bertekad akan terus menargetkan kapal-kapal Inggris di Teluk Aden menyusul tenggelamnya kapal milik Inggris, Rubymar.

Sementara itu pihak militer AS mengkonfirmasi pada Sabtu (2/3) bahwa kapal milik Inggris Rubymar tenggelam setelah terkena misil balistik antikapal yang ditembakkan oleh militan Huthi Yaman pada 18 Februari lalu.

Ket. Foto: Citra satelit memperlihatkan kapal kargo Rubymar yang terkena serangan misil Huthi sebelum tenggelam. — Sumber: AFP/ Maxar Technologies

"Yaman akan terus menenggelamkan lebih banyak kapal Inggris, dan dan segala konsekuensi atau kerusakan lainnya akan ditanggung oleh Inggris," Hussein al-Ezzi, wakil menteri luar negeri di pemerintahan yang dipimpin Huthi, mengatakan dalam sebuah postingan di media sosialX. "Mereka adalah negara jahat yang menyerang Yaman dan bermitra dengan Amerika dalam mensponsori kejahatan yang sedang berlangsung terhadap warga sipil di Gaza," imbuh dia.

Militan Huthi berulang kali meluncurkandronedan misil yang menyasar pelayaran komersial internasional sejak pertengahan November. Mereka mengatakan tindakan tersebut sebagai bentuk solidaritas Palestina atas tindakan militer Israel di Gaza.

Serangan mereka di Laut Merah mengganggu jalur pelayaran global, menyebabkan perusahaan-perusahaan melakukan rute perjalanan yang lebih panjang dan lebih mahal di sekitar Afrika bagian selatan.

Tindakan tersebut juga menimbulkan kekhawatiran bahwa perang antara Israel dan Hamas bisa menyebar dan mengganggu stabilitas di seluruh wilayah Timur Tengah.

AS dan Inggris mulai menyerang sasaran Huthi di Yaman pada Januari sebagai pembalasan atas serangan terhadap kapal-kapal Laut Merah.

Tembak "Drone"

Informasi terbaru dilaporkan bahwasebuah kapal perusak milik Angkatan Laut Italia berhasil menembak jatuh sebuahdroneyang mendekatinya di Laut Merah, tempat pemberontak Huthi Yaman yang didukung Iran menyerang kapal-kapal, kata Kementerian Pertahanan Italia.

"Sesuai dengan prinsip pertahanan yang sah, kapal perusak Duilio menembak jatuh sebuahdronedi Laut Merah pada Sabtu (2/3)," kata kementerian itu. "Dronetersebut, yang memiliki fitur serupa dengan yang telah digunakan dalam serangan sebelumnya, berada 6 kilometer dari kapal Italia dan terbang ke arah kami," imbuh kementerian itu.

Akibat seringnya terjadi serangan oleh kelompok Huthi di Laut Merah ini mengakibatkan kekacauan pelayaran maritim yang telah memaksa beberapa perusahaan untuk mengubah rute pengiriman di jalur air yang penting secara komersial, sehingga meningkatkan waktu dan biaya pengiriman.

Amerika Serikat telah memimpin serangan balasan terhadap sasaran Huthi di Yaman dalam upaya menghentikan serangan tersebut, dan menciptakan kekuatan internasional untuk melindungi pelayaran.

Italia sendiri telah berjanji untuk mengambil komando pasukan angkatan laut Uni Eropa yang terpisah di Laut Merah.ST/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: AFP

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.