Tingkatkan Kualitas SDM, Unhas Beri Edukasi Tim Tata Kelola Kota Kabupaten Pinrang

Minggu, 03 Mar 2024, 08:06 WIB

Makassar - Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan, menggelar edukasi terkait tata kelola kota bagi para tim pembina dan forum Kabupaten Sehat Pinrang dalam mewujudkan tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs)ke-11, yakni membangun kota dan pemukiman yang inklusif, aman, tangguh dan berkelanjutan.

Kegiatan yang merupakan bagian dari wujud pengabdian masyarakat atas implementasi tri darma perguruan tinggi tersebut, diinisiasi Dekan Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unhas Prof Sukri Paluturi.

"Kegiatan ini adalah hibah Unhas berupa kegiatan pengabdian masyarakat. Urban governanceuntuk pembina dan forum kabupaten sehat untuk memberikan pemahaman bahwa mengelola kota atau wilayah bukan hanya tanggung jawab OPDtertentu, tetapi multi sektor," urai Prof Sukri melalui keterangan yang diterima di Makassar, Sabtu.

ProfSukri menjelaskan Forum Kabupaten Sehat ini berasal dari komponen masyarakat, sementara pembina kabupaten sehat berasal dari komponen sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Kegiatan yang mengusung tema "Peningkatan Kapasitas Tata Kelola (UrbanGovernance) bagi Tim Pembina dan Forum Kabupaten Sehat Pinrang" ini turut melibatkan sejumlah tenaga pengajar dan mahasiswa, seperti ketua tim yang merupakan dosen FKM Unhas St. Rosmanelly.

"Kami hadir untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Pinrang karena giat ini merupakan pengabdian masyarakat kemitraan, seperti Dinas Kesehatan Kabupaten Pinrang," kata Prof Sukri.

Berbeda dari biasanya, kata dia, pengabdian masyarakat kali ini dikemas secara menarik dan menyajikan kuis pre test menggunakan live quizziz untuk mengukur pengetahuan tentang tata kelola kota (urbangovernance).

Selanjutnya, materi berisi tata kelola kabupaten sehat dan petunjuk yang digunakan dalam pembuatan Small Intersectoral Program diberikan. Peserta terlihat antusias menyimak pemaparan materi dan selanjutnya peserta pengabdian diberikan post test untuk mengukur kembali pemahaman dari materi yang telah diterima.

"Kami juga berikan hadiah sebagai wujud apresiasi bagi peserta dengan nilai pre test dan post test tertinggi, termasuk bagi mereka yang interaktif saat diskusi. Jadi kita ingin membuat peserta senyaman mungkin selama kegiatan berlangsung," ujar Prof Sukri.

Sejumlah OPD Kabupaten Pinrang yang hadir ialah Dinas Kesehatan, Dinas Pariwisata, Bappeda, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum, Forum Kabupaten Sehat, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informatika, serta organisasi masyarakat setempat.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

Tradisi Pasar Jajan, Kearifan Lokal Pekalongan Cermin Semangat Gotong Royong

Rantai Makanan Rusak, Harimau Terancam Masuk Permukiman dan Kehilangan Mangsa

Fantastis! Ribuan Robot Humanoid Bakal Adu Kemampuan di World Humanoid Robot Games

Piala Super Jerman Jatuh ke Tangan Muenchen

Hati-hati! Sindikat Pemalsuan Uang di Tangsel Hendak Edarkan ke Bank, Ini Modusnya

UMKM Tegal Punya Harapan Baru, OJK Perkuat Akses Pembiayaan

Awal yang Baik bagi Madrid Bersama Mourinho Usai Tundukkan Espanyol

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan Layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.