Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jurnal Bermutu Butuh Kerja Keras

📅 Jumat, 01 Mar 2024, 03:13 WIB | Oleh:
Jurnal Bermutu Butuh Kerja Keras Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf
Ket. Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam.

JAKARTA - Pelaksana tugas (Plt.) Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Nizam, menekankan, kualitas sebuah jurnal ilmiah adalah barang wajib. Menurutnya, tak mudah untuk menghadirkan jurnal ilmiah berkualitas.

"Jurnal bereputasi itu tentu tidak mudah. Memerlukan kerja keras dari kita semua dan tidak ada jalan pintas," kata Nizam secara virtual dalam acara Indonesia Research Summit-Editage, di Jakarta, Kamis (29/2).

Dia mengatakan, publikasi jurnal ilmiah Indonesia termasuk yang terbanyak di Asia. Menurutnya, catatan tersebut merupakan catatan baik bagi akademisi maupun peneliti di Indonesia.

Nizam tidak menampik jika banyaknya publikasi masih belum selaras dengan kualitas publikasi tersebut. Tak jarang juga jika publikasi asal Indonesia diremehkan di media sosial.

"Beberapa kali kita mendapatkan posting di media sosial dan mem-bully kita semua. Karena publikasi Indonesia itu sesungguhnya banyak, tapi abal-abal," jelasnya.

Dia berharap, jurnal yang dilahirkan Indonesia mesti berkualitas. Dengan demikian, tak ada lagi anggapan jika publikasi milik Indonesia terkesan abal-abal. "Ini semua tidak boleh kita biarkan di situ saja, karena yang penting kita saat ini meningkatkan kualitas publikasi kita. Kualitas publikasi tentu salah satu yang dilihat dari jurnal yang dipakai dalam publikasi tersebut," katanya.

Nizam menyebut, kualitas jurnal bisa berpengaruh terhadap dosen dan peneliti. Reputasi dosen dan peneliti bisa dilihat dari kualitas penelitian yang dilakukan.

"(Kerja keras) ini harus kita lakukan agar reputasi dosen dan reputasi kualitas penelitian Indonesia ini bisa terus kita tingkatkan di kancah global," ucapnya. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
DKI Jakarta Benahi Kabel Se...

Arema FC Mengikuti Langkah PSIM, Memecat Pelatih

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Arema FC Mengikuti Langkah ...
Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.