BRIN Ingatkan Spesies yang Hidup di Air Paling Berisiko Punah Akibat Perubahan Iklim
Jumat, 01 Mar 2024, 00:10 WIBJakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengungkapkan fenomena perubahan iklim membuat spesies air berisiko terancam punah akibat perubahan suhu, lingkungan, dan habitat.
Peneliti Ahli Utama dari Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN Amir Hamidy mengatakan berbagai spesies yang hidup di air menjadi makhluk hidup pertama yang merasakan dampak perubahan iklim tersebut.
"Perubahan siklus air berdampak langsung pada perilaku reproduksi spesies," ujarnya dalam pernyataan yang dikutip di Jakarta, Kamis.
Amir menuturkan katak adalah bioindikator yang sangat baik untuk ketersediaan air, salah satunya Katak Merah yang bernama latin Leptophryne cruentata. Katak Merah itu ditemukan di Gunung Gede Pangrango, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil pemantauan selama 40 tahun yang dilakukan oleh para peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB) dan lembaga terkait, distribusi Katak Merah telah mengalami penurunan dan menjauhi ketinggian yang biasanya mereka tempati.
Menurutnya, penurunan distribusi dan migrasi itu akibat perubahan suhu yang terjadi pada kawasan Gunung Gede Pangrango. Suhu yang berubah mempengaruhi siklus reproduksi yang berdampak pola perkembangbiakan katak merah.
"Ada spesies yang bisa bertahan hidup dan ada spesies yang tidak bisa bertahan hidup. Namun, hal yang dikhawatirkan adalah ketika spesies-spesies itu tidak bisa bertahan hidup dengan perubahan iklim yang sangat ekstrem," kata Amir.
Tak hanya di Indonesia, perubahan iklim juga menyebabkan penurunan populasi Katak Panama.
Lebih lanjut Amir memandang bahwa pemahaman dampak perubahan iklim terhadap berbagai spesies sangat penting untuk upaya konservasi dan perlindungan biodiversitas.
Langkah-langkah mitigasi yang tepat perlu dilakukan untuk mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem dan kehidupan berbagai spesies di bumi.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kanada Pastikan Tak Bisa Bergabung dengan Uni Eropa
-
Kongo Mulai Vaksinasi Ebola untuk 50.000 Petugas Kesehatan
-
Kemensos: Pemerintah akan Perluas Registrasi Bansos
-
Kisah Tragis Orangutan Sempurna di Ketapang, Ditemukan Kritis hingga Akhirnya Mati.
-
Hasil Liga Champions: Thibaut Courtois Tampil Gemilang, Real Madrid Susah Payah Kalahkan Inter Milan 2-1
-
Kemarau Makin Parah! 45 Desa di Purwakarta Kesulitan Dapat Air Bersih
-
Gerhana Matahari Total 2027 Berlangsung Selama 6 Menit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.