Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PGI: KUA Urus Pernikahan Semua Agama Perlu Kajian

📅 Kamis, 29 Feb 2024, 03:03 WIB | Oleh:
PGI: KUA Urus Pernikahan Semua Agama Perlu Kajian Doc: Istimewa
Ket. Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Henrek Lokra

PGI menilai rencana perluasan tugas KUA untuk mengurusi pernikahan semua agama perlu kajian mendalam sebab di agama Kristen ini menyangkut urusan privasi dan berada di Kantor Catatan Sipil.

JAKARTA - Sekretaris Eksekutif Bidang Keadilan dan Perdamaian, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI), Henrek Lokra, menilai rencana perluasan tugas Kantor Urusan Agama (KUA) mengurusi pernikahan semua agama perlu kajian mendalam.

Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan rencana tersebut dengan matang, sebab di Kristen, pernikahan itu urusan privasi, dan tempatnya di Kantor Catatan Sipil.

"Sebaiknya dipertimbangkan dengan matang. Gereja bertugas memberkati sebuah pernikahan yang adalah wilayah privasi seseorang," ujar Henrek, kepada awak media di Jakarta, Rabu (28/2).

Dia menerangkan, tugas Gereja memberkati pernikahan yang telah dicatatkan dalam administrasi kependudukan (adminduk). Sementara negara mengurus administrasi penduduk.

"Selama ini catatan sipil berjalan sebagaimana mestinya, fungsi negara untuk urusan administrasi publik," jelasnya.

Sebelumnya, Menteri Agama (Menag), Yaqut Cholil Qoumas memastikan akan melibatkan semua tokoh agama untuk mengkaji rencana Kantor Urusan Agama (KUA) yang akan menjadi tempat pencatatan pernikahan semua agama. Dia optimistis wacana tersebut bisa diterima oleh banyak pihak, lantaran memberikan kemudahan bagi umat beragama.

"Saya optimistis lah kalau untuk kebaikan seluruh warga bangsa, kebaikan seluruh umat beragama. Usulan ini kan untuk memberikan kemudahan bagi seluruh umat beragama," katanya.

Tantangan Regulasi

President The Hindu Center of Indonesia, Shri Gusti Arya Wedakarna, menilai, jika KUA dalam konteks pernikahan hanya untuk pencatatan perkawinan, maka hal tersebut sangat baik. Menurutnya, pelayanan pencatatan perkawinan umat Hindu di daerah banyak sekali kendala seperti sarana prasarana dan jarak.

Dia mengingatkan, untuk merealisasikan rencana tersebut butuh keberpihakan politik dari berbagai pihak. Hal ini mengingat ada kemungkinan untuk perubahan regulasi.

"Saya berharap dengan catatan penguatan KUA ini selama masih dalam urusan pencatatan administratif dan tidak menimbulkan masalah baru, maka kami mendukung," ucapnya.

Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie, menilai, rencana KUA melayani pernikahan semua agama harus terlebih dahulu dikonsolidasikan melalui berbagai aspek, baik regulasi, organisasi, maupun kemampuan sumber daya manusia (SDM). Menurutnya berbagai aspek tersebut penting dikonsolidasi untuk memastikan bahwa rencana tersebut dapat berjalan dengan baik.

Dia menilai, khusus persoalan regulasi membutuhkan energi yang tidak ringan. Menurutnya, di bagian regulasi dapat berdampak pada persinggungan dengan kementerian dan lembaga lainnya seperti dalam urusan koordinasi dan harmonisasi, baik dari sisi regulasi maupun pemindahan beban kerja antarinstansi.ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Polri Gelar Upacara Serah Terima Panji Tribrata

57 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Polri Gelar Upacara Serah T...
Megapolitan
Gubernur DKI Cek Pelayanan ...
Olahraga
Persiapan Atlet Balap Seped...
Olahraga
Thailand Takluk, Filipina R...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.