Kemendikbudristek Nilai Bahasa Daerah Perlu Dijaga karena Jadi Pertaruhan Pelestarian Budaya
Rabu, 28 Feb 2024, 13:21 WIBJAKARTA - Kepala Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) E Aminudin Aziz menilai bahasa daerah perlu dijaga karena menjadi pertaruhan dalam pelestarian budaya bangsa.
"Bahasa daerah perlu dijaga bersama karena ini menjadi pertaruhan dalam pelestarian budaya bangsa. Saya yakin dengan inisiatif semua bahasa daerah yang kita revitalisasi dapat berjalan dengan baik," katanya dalam keterangan di Jakarta, Rabu (28/2).
Aziz menuturkan pihaknya memiliki komitmen terlibat aktif melestarikan berbagai bahasa daerah yang merupakan bahasa ibu melalui upaya revitalisasi.
Ia menyebutkan Badan Bahasa sudah merevitalisasi lima bahasa daerah dengan jumlah peserta 1,6 juta orang pada 2021, sedangkan pada 2022 merevitalisasi 39 bahasa daerah dengan jumlah peserta 3 juta orang.
"Untuk 2023 sejumlah 73 bahasa daerah dengan jumlah peserta lebih dari 5 juta orang," ujarnya.
Bunda Bahasa Ibu Franka Nadiem Makarim pun mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melestarikan bahasa ibu, termasuk adanya peran keluarga sebagai benteng yang dapat memperkuat kebinekaan bangsa.
Ia mengatakan dalam mengoptimalkan revitalisasi bahasa daerah perlu mengedepankan pelestarian dan pengembangan yang melibatkan generasi muda dalam kemasan yang lebih kreatif.
Salah satu langkah mengemas pelestarian bahasa daerah menjadi lebih kreatif dilakukan melalui kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional (FTBIN) yang akan mulai pada 3 Mei 2024.
Acara tersebut nantinya akan dibuka oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim dan diikuti seluruh kepala dinas pendidikan, bupati, dan gubernur di seluruh Indonesia.
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Melestarikan dan Mengembangkan Bahasa Daerah Lewat Festival Tunas Bahasa Ibu
-
Ini Wajib Ditiru Indonesia! India Luncurkan Aplikasi ‘AI’ untuk Selamatkan Banyak Bahasa Suku Sebelum Punah
-
MRT Lagi Gembira, Hari Ini Ultah Memberlakukan Tarif Hanya Rp243
-
Perang Iran, Wali Kota Malang Berangkat ke Kantor Naik Sepeda
-
BPBD Mataram: Korban Abrasi di Kampung Bugis Ampenan Akan Dapat Bantuan Biaya Hidup
-
Pembunuh PM Shinzo Abe Dijatuhi Hukuman Penjara Seumur Hidup
-
Dapat Amnesti, WNI Selebgram yang Dipenjara di Myanmar Dideportasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.