Perang Iran, Wali Kota Malang Berangkat ke Kantor Naik Sepeda
Minggu, 29 Mar 2026, 00:02 WIBMALANG - Pemerintah Kota Malang mulai menerapkan kebijakan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah wacana efisiensi anggaran dari pemerintah pusat. Salah satu kebijakan yang diambil adalah mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) menggunakan transportasi ramah lingkungan setiap hari Jumat.Â
Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Jumat (27/3), memberi teladan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Malang dengan berangkat kerja menggunakan sepeda sebagai upaya menghemat energi.Â
Aksi orang nomor satu di Pemkot Malang ini dilakukan sebagai upaya mengampanyekan gaya hidup sehat sekaligus langkah efisiensi energi dengan harapan bisa langsung diikuti seluruh ASN.Â
âLangkah ini lebih kepada antisipasi dan kesadaran dini untuk menghemat energi sebelum terjadi kendala di kemudian hari. Saya yakin tidak akan ada permasalahan yang berdampak sangat signifikan kepada masyarakat,â ujarnya menyiratkan kondisi konflik di Timur Tengah yang menyebabkan kelangkaan minyak.Â
Wahyu mengayuh sepedanya dari Rumah Dinas Walikota, menuju Jalan Aries Munandar, dalam agenda meresmikan operasional SPPG baru.Â
Wahyu menjelaskan bahwa aktivitas bersepeda ini sengaja dipadukan dengan agenda ruti yang meliputi senam pagi dan kerja bakti. Menurutnya, momentum hari Jumat menjadi waktu yang paling tepat bagi para abdi negara untuk mulai mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor.
âPertama tentu untuk menjaga kesehatan. Kedua, karena memang banyak ASN kita yang hobi bersepeda, jadi kami bersamai. Yang ketiga, ini berkaitan dengan upaya penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM),â terang Wahyu.
Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan sebenarnya tidak ada alasan bagi pegawai untuk tidak berpartisipasi dalam gerakan hemat energi ini. Bagi mereka yang tidak memiliki sepeda, ia menyarankan penggunaan transportasi publik yang sudah terintegrasi.
âYang tidak punya sepeda bisa menggunakan angkutan umum. Apalagi kita sudah ada layanan Trans Jatim yang melewati Balai Kota,â tambahnya.
Tak lupa, Wahyu meminta masyarakat tidak perlu bereaksi berlebihan atau melakukan âpanic buyingâ. Ia memastikan stok BBM nasional masih dalam kategori aman karena tidak sepenuhnya bergantung pada impor.
Terkait wacana kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu yang mulai diterapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur mulai April mendatang, Wahyu mengaku masih menunggu regulasi resmi.
âKami masih menunggu aturan teknisnya secara jelas. Kemarin memang sudah ada imbauan dari Ibu Gubernur, namun sementara ini kami tunggu aturan tertulisnya sebelum diterapkan di Kota Malang,â pungkasnya.Â
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Rayakan HUT ke-248, Museum Nasional Gelar Pameran Lampu dan Pameran Numismatik
-
Efek MSCI Bekukan "Rebalancing", IHSG Terkapar dan Saham BREN Anjlok 7 Persen
-
Harga Minyak Anjlok Lebih dari 5%, Optimisme Meningkat atas Kesepakatan AS-Iran.
-
Likuiditas Uang Beredar Maret 2026 Tumbuh 9,7 Persen Capai Rp10.355 Triliun
-
Pemerintah AS Khawatir Dampak Politik Jika Harga Bensin Melampaui US$3 Dollar per Galon
-
Beras SPHP Dipastikan Tak Naik, Namun Pembelian Dibatasi
-
Gencatan Senjata AS-Iran Terancam, Harga Minyak Kembali Melonjak 6%
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.