KPU Karawang Mulai Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara Pemilu
Selasa, 27 Feb 2024, 11:45 WIBKARAWANG - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karawang, Jawa Barat, mulai melakukan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten pada Pemilu Umum 2024.
"Rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara ini akan digelar hingga beberapa hari ke depan, mulai 26 Februari sampai 3 Maret 2024," kata Ketua KPU Karawang, Mari Fitriana, di Karawang, Selasa (27/2).
Ia menyampaikan bahwa hingga kini belum seluruh kecamatan selesai melakukan pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara. Kecamatan yang belum selesai itu karena jumlah pemilihnya yang cukup banyak.
Namun sambil rapat pleno di kecamatan rampung, kata dia, KPU Karawang memulai rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten dari kecamatan yang sudah tuntas.
"Sebetulnya belum semua kecamatan selesai melakukan pleno terbuka, jadi sambil menunggu yang lain kita mengumumkan yang sudah selesai," katanya.
Dari 30 kecamatan yang ada di Karawang, sejumlah kecamatan yang hingga kini masih menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara ialah Kecamatan Karawang Timur, Karawang Barat, Klari dan kecamatan lainnya.
Sebagai pembuka rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara tingkat kabupaten pada Senin (26/2), KPU Karawang mengumumkan hasil rekapitulasi enam kecamatan, yakni Kecamatan Ciampel, Rawamerta, Tegalwaru, Majalaya, Cilamaya Kulon, dan Kecamatan Telagasari.
Mari menyampaikan, proses tahapan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara merupakan hari paling dinantikan, sebab masa inilah yang menentukan siapa saja yang akan memimpin bangsa ini ke depan, serta siapa saja yang akan duduk menjadi wakil rakyat baik di DPR RI, DPD, DPRD provinsi maupun DPRD Kabupaten.
"Alhamdulillah sejak dimulainya tahapan pemilu tahun lalu hingga hari ini tidak ada gejolak yang luar biasa, penyelenggaraan pemungutan suara juga berjalan tertib meskipun pasti aja saja hal-hal kecil yang meramaikan pemilu," ungkapnya.
Meski begitu Mari tidak memungkiri bahwa frekuensi politik Pemilu tahun ini cukup tinggi hingga dirinya bersama komisioner lain lebih banyak melakukan pekerjaan di lapangan daripada di dalam kantor.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
KPK Sita Emas dan Uang Asing Senilai Rp40,5 Miliar di Kasus Barang KW pada OTT Pejabat Bea Cukai
-
Kurangi Ketergantungan Impor Obat, Proyek Plasma Indonesia Menang di IJGlobal Awards
-
Wagub Rano Karno: 97 Persen Program Jakarta Selesai dalam Setahun
-
MPR RI Dukung Rumah Layak dan Keluarga Produktif Melalui BSPS
-
Lebaran Puskesmas Tutup, Warga Bandung Kesulitan Akses Kesehatan, Ini Kata KDM
-
Vokalis Band Element, Lucky Widja Meninggal Dunia pada Minggu Malam
-
Permintaan Gula Aren di Lebak Meningkat Jelang Ramadhan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.