Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Cegah Penyimpangan, Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa 2024 di Rejang Lebong Terus Dilakukan

📅 Selasa, 27 Feb 2024, 02:32 WIB | Oleh: Tim Penulis
Cegah Penyimpangan, Sosialisasi Prioritas Penggunaan Dana Desa 2024 di Rejang Lebong Terus Dilakukan Doc: ANTARA/HO
Ket. Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Rejang Lebong.

Rejang Lebong - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu saat ini tengah menyosialisasikan prioritas penggunaan dana desa pada tahun 2024.

Kepala Dinas PMD Rejang Lebong Suradi Ripai di Rejang Lebong, Senin (26/2), mengatakan bahwa pagu dana desa pada tahun inisebesar Rp104,2 miliar, atau lebih besar daripada tahun sebelumnya sebesar Rp103 miliar.

"Penggunaan dan pemanfaatan dana desa tahun ini diperuntukkan pada lima kegiatan prioritas. Saat ini lima prioritas penggunaan dana desa sudah kami sosialisasikan kepada 122 desa di Rejang Lebong," kata dia.

Suradi menyebutkan lima prioritas penggunaan dana desa tahun ini, yakni untuk penanganan kemiskinan ekstrem, program Ketahanan Pangan dan Hewani, program Pencegahan dan Penurunan Stunting Skala Desa, program Sektor Prioritas di Desa melalui bantuan permodalan BUMDes, dan program Pengembangan Desa sesuai dengan potensi dan karakteristik desa.

Penggunaan dana desa untuk lima prioritas ini, kata dia, diatur dalam Permendes Nomor 7 Tahun 2023. Hal ini berkaitan dengan isu-isu yang terjadi di Tanah Air seperti persoalan angka kemiskinan di desa, angka stunting, perluasan akses layanan kesehatan, masih tingginya angka pengangguran, dan permasalahan lainnya.

Untuk mengentaskan berbagai permasalahan ini, kata dia, pemerintah pusat mengarahkan penggunaan dana desa pada tahun 2024 mendanai kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Penggunaan dana desa ini dalam pelaksanaannya menggarap potensi yang ada di masing-masing desa melalui swakelola dengan melakukan pemberdayaan masyarakat lokal.

Sementara itu, untuk pengajuan pencarian dana desa pada tahun 2024, lanjut dia, saat ini masing-masing desa masih dalam penyusunan APBDes dan perkades serta program kegiatan yang akan dilaksanakan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.