Ranjau Darat ISIS Tewaskan 14 Pencari Jamur di Gurun Suriah

Senin, 26 Feb 2024, 08:36 WIB

DAMASKUS - Sebuah ledakan pada hari Minggu (25/2) berasal dari ranjau darat yang ditinggalkan kelompok ISIS menewaskan 14 orang yang sedang mencari truffle (jamur) di gurun Suriah, kata media pemerintah.

"Empat belas warga tewas dan delapan lainnya terluka setelah ranjau darat yang ditinggalkan teroris ISIS meledak saat mereka sedang mengumpulkan truffle di gurun Raqa," kata kantor berita resmi Suriah SANA.

Ket. Foto: Setiap tahun antara Februari dan April, para penjelajah mempertaruhkan hidup mereka untuk mengumpulkan jamur truffle, makanan lezat di gurun luas di utara Suriah. — Sumber: syriahr.com

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang memantau perang sebelumnya melaporkan bahwa ledakan ranjau darat telah menewaskan "13 warga sipil, termasuk wanita" yang sedang berburu truffle.

Gurun Suriah terkenal sebagai penghasil jamur truffle berkualitas terbaik di dunia, yang harganya mahal di negara yang dilanda perang selama 13 tahun dan krisis ekonomi yang parah.

Pihak berwenang sering kali memperingatkan terhadap praktik berisiko tinggi ini.

Namun setiap tahun antara bulan Februari dan April, para penjelajah mempertaruhkan hidup mereka untuk mengumpulkan makanan lezat di gurun luas di utara Suriah, atau Badia - yang dikenal sebagai tempat persembunyian para jihadis dan juga dipenuhi ranjau darat.

Pada bulan Maret 2019, ISIS kehilangan wilayah terakhirnya di Suriah setelah kampanye militer yang didukung oleh koalisi pimpinan AS, namun sisa-sisa jihadis terus bersembunyi di gurun dan melancarkan serangan mematikan.

Mereka telah menggunakan tempat persembunyian tersebut untuk menyergap warga sipil, pasukan pimpinan Kurdi, pasukan pemerintah Suriah dan pejuang pro-Iran, sementara juga melancarkan serangan di negara tetangga Irak.

Perang Suriah telah merenggut nyawa lebih dari setengah juta orang dan membuat jutaan orang mengungsi sejak pecah pada Maret 2011 dengan penindasan brutal yang dilakukan Damaskus terhadap protes anti-pemerintah.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: AFP

Berita Terbaru

3 Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Diresmikan di Bima, Akses Warga Kini Makin Mudah

120 Calon Bintara TNI AD Berebut Lolos di Manado, Pangdam Ungkap Syarat Pentingnya

Asep Minta Politik Bekasi Tak Sekadar Adu Kepentingan, Kemajuan Daerah Harus Jadi Tujuan

Gebrakan Pemkot Banjarmasin! Pemuda Didorong Jadi Penggerak Pembangunan Daerah

Bukan Sekadar Final! Grand Final IPL Jadi Panggung Uji Asian Games 2026

Strategi Baru Apriyani! Ubah Pola demi Adaptasi di Ganda Campuran

Ambisi Besar Teofimo Lopez: Kuasai Welter WBA, Kini Kejar Gelar Juara Sejati

Anthony Gordon Siap Main sebagai Nomor 9, Ketajamannya Bakal Diuji!

Robert Pattinson Disebut Akan Main dalam Film Horor Pertama Christopher Nolan

Transfer Besar Segera Terwujud! Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias

Transfer Nico Gonzalez ke Newcastle United Kian Nyata, Tinggal Tunggu Ini!

Kabar Baik untuk Warga Banten, Legalitas Tanah Kini Ditargetkan Selesai 10 Hari

Kabar Mengejutkan dari AS, Biaya Visa Kerja H-1B Bisa Tembus Rp1,82 Miliar

Hampir Separuh Warga Terjangkau! Cakupan Cek Kesehatan Gratis di Lebak Capai 47,52 Persen

Polwan Masuk Sekolah! Pelajar Didorong Lebih Disiplin dan Tak Takut Berbicara

Asap Karhutla Makin Meluas, Sejumlah Wilayah Perbatasan Sumbar Terdampak

Resmi Diresmikan! Tiga Jembatan Garuda Perintis Merah Putih Jadi Ikon Baru Kota Bima

Jangan Nekat Bakar Lahan! BPBD Sulteng Ingatkan Ada Ancaman Sanksi Pidana

Warga Rusia Korban TPPO Myanmar Akhirnya Ditangani Thailand, Ini Kondisinya

Bukan Balapan Biasa! 150 Motor Pelajar Jambi Diamankan Polisi, Ada Senjata Tajam

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.