Keren, Bangka Tengah Atasi Sampah Plastik Secara Produktif
Senin, 26 Feb 2024, 00:03 WIBKoba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menekan volume sampah plastik secara produktif dengan mendaur ulang dan melakukan pemilahan.
"Kita berupaya mencegah penggunaan sampah plastik dengan cara produktif dengan mendaur ulang dan menyosialisasikan kepada warga untuk mengurangi penggunaan plastik untuk tentengan belanja," kata Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman di Koba, Minggu.
Dalam kegiatan gotong royong membersihkan sampah di lokasi pasar dan bantaran sungai, bupati mengatakan sampah plastik sulit diurai dan memiliki dampak buruk terhadap lingkungan.
"Dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) yang jatuh pada 21 Januari 2024, kita mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik dalam berbelanja," ujarnya.
Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman juga sudah mengeluarkan surat edaran terkait larangan minimarket dan supermarket menyediakan kantong plastik.
"Surat edaran ini kita terbitkan untuk mengajak dan menimbulkan kesadaran di masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik," ujarnya.
Bupati mengatakan, sampah plastik masih terus menjadi masalah serius baik secara nasional maupun internasional.
"Pencemaran sampah plastik saat ini telah menjadi isu global karena sifatnya yang transnasional dan lintas batas," ujarnya.
Bupati juga mengatakan, lingkungan lebih cepat tercemar dengan adanya sampah plastik dan menjadi sumber penyakit terutama demam berdarah dengue (DBD).
"Apalagi DBD dan malaria masih menjadi persoalan di daerah kita, maka antisipasi semua itu dengan menciptakan lingkungan bersih tanpa sampah plastik," ujarnya.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta
-
Sosialisasi Perlindungan Konsumen Diubah, Petugas Kini Sambangi Tempat Keramaian.
-
Selamat HUT ke-270 Kota Yogyakarta, Ketua Dewan DIY Ingatkan 5 Program Prioritas
-
Wali Kota: Pasar Jambu Dua Jadi Laboratorium UMKM Kuliner Kota Bogor
-
Komisi VI DPR: Ketahanan Pangan Bukan Sekadar Stok Gudang, Produksi Petani Harus Terserap.
-
LD FEB UI dan Kredivo Group Kaji Dampak Kredit Digital terhadap Ekonomi Indonesia
-
Qatar Sodorkan Ide Baru ke AS demi Buka Blokade Selat Hormuz
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.