Pemerintah Harus Pastikan Investasi ke Indonesia Berkualitas dan Inklusif

Jumat, 23 Feb 2024, 00:03 WIB

JAKARTA - DPR mengingatkan Kementerian Investasi/ Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk memastikan bahwa investasi yang masuk ke Indonesia tidak hanya nilainya besar dan banyak, tetapi juga berkualitas dan inklusif.

Anggota Komisi VI DPR, Herman Khaeron, dalam video singkat sebagaimana dipantau melalui kanal YouTube TVR Parlemen di Jakarta, Kamis (22/2), mengatakan bukan hanya kuantitas atau seberapa besar investasi itu masuk dan mendongkrak pertumbuhan ekonomi, tetapi bagaimana bisa menjadi sebuah investasi yang inklusif.

Ket. Foto: HERMAN KHAERON Anggota Komisi VI DPR - Tentu kami juga menginginkan investasi ini sederas mungkin masuk ke negara ini. Namun, tentu tadi, harapannya bisa lebih terbuka. — Sumber: ISTIMEWA

Dia berharap investasi yang masuk ke Indonesia bisa menjadi sebuah investasi yang inklusif, terbuka, dan berdampak langsung kepada kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, perlu mendalami kualitas dari berbagai investasi yang masuk tersebut.

Ia pun menggarisbawahi kalau investasi merupakan hal penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan daerah. Herman menyatakan bahwa ia mendukung pencapaian target realisasi investasi yang optimal.

"Tentu kami juga menginginkan investasi ini sederas mungkin masuk ke negara ini. Namun, tentu tadi, harapannya bisa lebih terbuka," kata Herman.

Sebelumnya, Kementerian Investasi/dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menyatakan bahwa Pemilu 2024 menjadi tantangan untuk mencapai target investasi 2024 sebesar 1.650 triliun rupiah.

BKPM mencatat realisasi investasi sepanjang 2023 mencapai 1.418,9 triliun rupiah, atau melampaui target yang ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebesar 1.400 triliun rupiah dengan total penyerapan tenaga kerja sebanyak 1.823.543 orang.

Secara rinci, capaian realisasi investasi sepanjang Januari-Desember 2023 itu tumbuh 17,5 persen secara tahunan (year on year) dibandingkan capaian tahun 2022 yang mencapai 1.207,2 triliun rupiah.

BKPM juga sudah memetakan perluasan cakupan hilirisasi industri di delapan sektor, yaitu mineral, batu bara, minyak bumi, gas bumi, perkebunan, kelautan, perikanan dan kehutanan.

Terdapat 21 komoditas dari delapan sektor prioritas hilirisasi dengan potensi investasi sebesar sekira 545,3 miliar dollar AS atau setara 8.200 triliun rupiah dengan asumsi kurs rupiah 15.200 rupiah per dollar AS sepanjang 2023-2035.

Kurangi Kesenjangan

Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, YB Suhartoko, yang diminta pendapatnya mengatakan investasi yang diharapkan memang bukan hanya dari sisi kuantitasnya, namun juga kualitasnya terhadap pembangunan negara.

Investasi inklusif, katanya, akan mendorong pertumbuhan ekonomi yang menciptakan akses dan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh lapisan masyarakat secara berkeadilan, meningkatkan kesejahteraan, dan mengurangi kesenjangan antarkelompok dan wilayah.

"Perencanaan investasi harus dilakukan secara komprehensif karena kondisi daerah tujuan investasi mungkin berbeda dari sisi geografis, budaya dan kehidupan ekonomi. Hal itu perlu mendapatkan perhatian dalam merencanakan investasi inklusif," pungkas Suhartoko.

Redaktur: Vitto Budi

Penulis: Eko S, Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini

Berita Terbaru

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.