Kabupaten Bogor Stabilkan Harga Pangan

Rabu, 21 Feb 2024, 04:00 WIB

BOGOR - Gerakan Pangan Murah Keliling (GPMK) digelar dalam rangka menstabilkan pasokan dan harga pangan Kabupaten Bogor. Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Bogor, menyebut ada 15 titik untuk gelaran bulan Februari-Maret.

"Harga pangan dalam gelaran ini dijual lebih murah dari tempat lain," ungkap Kepala DKP Kabupaten Bogor, Asep Mulyana. Dia mengatan ini saat menggelar pangan murah di Kantor Kelurahan Karadenan, Cibinong, Selasa.

Ket. Foto: Masyarakat memadati Gerakan Pangan Murah Keliling di Kantor Kelurahan Karadenan, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (20/2). — Sumber: ANTARA/M Fikri Setiawan

GPMK menjual berbagai komoditas pangan dengan harga lebih murah dibandingkan dengan harga jual di pasaran seperti beras SPHP seharga 54 ribu/5 kilogram. Kemudian, beras medium 65 ribu/5 kilogram. Gula pasir 12.500/kilogram dan minyak goreng 12.500/kilogram.

Selanjutnya, telur ayam ros 23.000/kilogram, daging sapi rendang 100 ribu/kilogram, dan cabai rawit merah 10 ribu/pack. Lalu, cabai merah kriting 10 ribu/pack, bawang merah 10.500/500 gram.

Kemudian, daging ayam 26 ribu/ekor, bawang putih 14.500/500 gram, dan aneka sayuran 5.000-10.000/pack. Asep menjelaskan bahwa GPMK juga dilakukan untuk stabilitas harga bahan-bahan pokok yang kerap melonjak menjelang Ramadan.

"Jadi kegiatan ini untuk stabilisasi pangan dalam pengendalian inflasi daerah karena memang dari bulan Januari sampai saat ini beberapa pangan pokok mengalami kenaikan terutama beras," kata Asep.

Sementara itu, Kabid Distribusi dan Cadangan Pangan DKP Kabupaten Bogor, Sutriana, menerangkan GPMK dinilai efektif menekan kenaikan harga bahan pokok.

"Kalau dilihat, gelaran ini cukup efektifitas. Masyarakat antusias ke halaman Kelurahan Karadenan. Ini memperlihatkan sangat efektif. Warga berminat karena harganya jauh di bawah harga pasar," ujar Sutriana.

Tiga Juta

Sementara itu, BUMD Pangan Jakarta, PT Food Station Tjipinang Jaya, memastikan tiga juta kilogram beras premium terdistribusi ke ribuan toko ritel di Jakarta Bogor Depok Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek). "Dari pekan lalu hingga sekarang, kami targetkan sebanyak tiga juta kilogram beras terdistribusikan," jelas Direktur Utama PT Food Station, Pamrihadi Wiraryo.

Beras didistribusikan melalui center ritel modern yang jumlah tokonya kurang lebih 6.000 di Jabodetabek. Pamrihadi menjelaskan dengan gelontoran beras premium melalui ribuan ritel moderen di Jabodetabek diharapkan beberapa hari ke depan harga beras premium bisa turun. HET beras premium 13.900.

Maka dari itu, dia menyarankan kepada warga Jabodetabek untuk bisa membeli beras premium di ritel modern dengan harga 13.900 per kilogramnya. Beras dikemas menjadi lima kilogram seharga 69.500 per kilogram.

Food Station mencatat stok beras di Pasar Induk Cipinang Selasa (20/2) sebanyak 35.500 ton. Ini di atas pemasukan rata-rata per hari 2.800 ton.
"Untuk harga beras sentra ramos atau IR 64 yang selalu menjadi acuan kualitas premium, dijual 5 ribu per kilogram. Sedangkan yang medium seharga 10.655.

Adapun terkait kenaikan harga beras premium yang semula 14.900 menjadi 15 ribu. Hal itu karena suplai dari daerah masih terbatas dan belum panen.

Perubahan iklim yang cukup ekstrem menyebabkan panen yang biasanya Februari-Maret jadi mundur. Panen rata-rata pada bulan Maret. Sementara itu, suplai dari daerah rata-rata dari 3.000 ton per hari menjadi 2.800 ton.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka, Antara

Berita Terbaru

Motor Pedagang di Kelapa Gading Hilang Akibat Ditipu, Modusnya Bikin Kaget

Kabar Besar untuk Warga Bogor Barat, Pemkab Bocorkan Rancang 6 Stasiun Baru

Drama 4 Gol dan Kartu Merah! Atletico Madrid Gagal Menang atas Villarreal

Hobi Unik Febry Arnold, Diaspora Indonesia yang Gemar Taklukkan Maraton

Juventus Start Sempurna Raih Tiga Poin! Frosinone Jadi Korban di Pekan Pertama Serie A

Sempat Unggul, Liverpool Gagal Menang! Newcastle Paksa The Reds Berbagi Poin

Gempa M 5,2 Guncang Manggarai NTT, Ada Potensi Tsunami? Ini Penjelasan BMKG

Menang Dramatis! Lando Norris Rebut Juara GP Belanda 2026, Verstappen Tersingkir Usai Kecelakaan

Karya Kreatif Indonesia dan Karya Kreatif Benuanta 2026, Dorong kebangkitan UMKM dan Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Karhutla di Tengah El Nino Ancam Ekonomi, Dampaknya Bisa Lebih Besar dari Nilai Hutan yang Terbakar

Pameran Arsip Asrul Sani Telusuri Jejak Kreatif Maestro Sastra dan Film

Kabut Asap Karhutla Selimuti Palembang, Jarak Pandang Kurang dari 50 Meter dan Kualitas Udara Berbahaya

QRIS Menjangkau 65,77 Juta Pengguna, Mayoritas Merchant Merupakan UMKM

Penyerapan Gabah Petani Capai 3,67 Juta Ton, Bulog Dekati Target 4 Juta Ton

Mendadak Gelar Ratas pada Malam Hari di Waktu Libur! Presiden Bahas Karhutla dan Bencana di NTT

Daun Pandan Tak Sekadar Aroma Khas, Ada Ikatan antara Hainan dan Indonesia yang Terjalin Semakin Erat

Kegiatan Gratis di HBKB Kenalkan Bahasa Isyarat kepada Masyarakat

Banten Siapkan Fasilitas Hoki Baru 2027, Target Cetak Atlet untuk PON 2032 hingga

Karhutla di Kalbar Capai 38 Ribu Hektare, BNPB Waspadai Ancaman Bencana Asap

Status Bandara IKN Bakal Diubah Jadi Bandara Umum

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.