• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Cegah Kejahatan, Kamera CC...

Cegah Kejahatan, Kamera CCTV Perlu Didukung Sistem Keamanan yang Terintegrasi

Rabu, 21 Feb 2024, 20:53 WIB

JAKARTA - Peningkatan keamanan di beberapa tempat umum termasuk industri, perusahaan, maupun fasilitas masyarakat pada umumnya dilengkapi dengan sistemclosed circuit television(CCTV) selain jasa tenaga Satuan Pengamanan (Satpam). Sayangnya keberadaan kamera CCTV selama ini nyatanya tak cukup mencegah aksi kejahatan.

CCTV dinilai memiliki kelemahan untuk mencegah kejahatan hingga kekerasan yang terjadi tanpa perencanaan. Bahkan, kelemahan sistem ini tak jarang hasil rekaman yang ada bisa dianggap sebagai rekayasa.

Ket. Foto: Nawakara menawarkan sistem keamanan terintegrasi yang sudah terintegrasi mulai dari Physical Security, Digital Patrol, Electronic Security System dan juga Command Center. Sistem keamanan tersebut menggabungkan antara CCTV dengan petugas keamanan (physical) dan juga inovasi sistem digital yang handal. — Sumber: istimewa

Berkaca dari kasus tewas tenggelamnya seorang bocah di kolam renang beberapa waktu lalu, nyatanya tidak ada respons darurat tepat setelah kejadian berlangsung. Hal ini menunjukkan terbatasnya kemampuan CCTV dalam mencegah kejahatan. Oleh karenanya perlu adanya kelengkapan sistem keamanan di berbagai tempat, tak sekadar mengandalkan CCTV.

"Mengutip pernyataan pakar psikologi forensik, Reza Indragiri Amriel, CCTV dianggap belum cukup menjadi alat bukti mencegah kejahatan. Oleh karena itu, kelengkapan sistem keamanan sangat dibutuhkan," kata Deputy CEO & Transformation Nawakara Satria Djaya Najamuddin melalui keterangan tertulis Rabu (21/2)

Ia menjelaskan pentingnyasecurity assessmentdan juga keamanan yang terintegrasi di lapangan agar mampu menjaga hal-hal yang tidak diinginkan pada suatu proses pengamanan. Kelengkapan sistem keamanan sangat penting diterapkan di berbagai lokasi agar pencegahan kejahatan dapat dilakukan secara menyeluruh.

"Karena itu,security assessmentmenjadi poin awal penentu yang sangat penting dalam memberikan sebuah solusi keamanan yang terintegrasi danfit for purpose. Melaluisecurity assessment,perusahaan ataupun tempat pengamanan lain bisa mendapatkan gambaran tingkatanvulnerabilitieskeamanan dalam suatu proses pengamanan," paparnya.

Teknologi keamanan sendiri kada Satria membutuhkan sistem pengamanan yang terintegrasi antara petugas keamanan (physical) dan juga inovasi sistem digital yang handal. Bukan hanya dalam halguarding, melainkan pengetahuan tentang pengoperasian teknologi keamanan, respon yang cepat dan tepat.

"Selain itu juga diperlukan sistem pemantauan yangup-to-datedengan teknologi terkini, serta pengetahuan dan pengalaman dalam mendeteksi, mencegah, serta memperlambat resiko keamanan agar manusia dan aset bisa terproteksi," kata dia.

Satria mengungkapkan, Nawakara memiliki sistem pengamanan yang sudah terintegrasi mulai dari Physical Security, Digital Patrol, Electronic Security System dan juga Command Center. Setidaknya ada tiga unsur di dalam Security Measure & Devices yang dapat mendukung CCTV dan menerapkan Integrated Security Solutions untuk mengantisipasi berbagai kejahatan di berbagai tempat.

Unsur pertama penentuan pemasangan CCTV. Sebagai langkah awal, penentuan awal batas wilayah yang harus diamankan sangat penting melalui teknik perimeter atau batas luar dari tempat tertutup atau tempat yang terlindungi.

"Jika sudah, maka CCTV system bisa dilakukan demi merekam tindakan mencurigakan sebagai alat bukti. Langkah selanjutnya, adalah penerapanaccess control system. Melalui sistem ini hanya orang-orang tertentu saja yang sudah mendapatkan autentikasi/otorisasi yang dapat mengakses lokasi atau ruangan di dalam perusahaan," jelasnya.

Kedua mengidentifikasi setiap pengunjung yang datang. Pengunjung harus teridentifikasi dan terdata dengan baik. Jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, maka dapat diketahui identitas atau menghubungi pengunjung tersebut secara cepat. Karena itu, Visitor Management System memiliki peran penting dalam mendata dan mengidentifikasi setiap pengunjung atau tamu yang datang.

"Jika ada penyusup atau akses tak berizin, security personnel dapat memanfaatkanintruder alarm systemmaupunsecurity lightninguntuk mendeteksi hal tersebut. Sistem ini akan memberikan sinyal berupa alarm yang akan aktif jika sensor menangkap pergerakan atau panas tubuh di area-area yang telah dipasang sistem ini," terangnya.

Ketiga adalah padu padankan keamanan fisik dan teknologi. Disamping mengandalkan teknologi, tentu perlu disiapkan pula tim reaksi cepat yang terus menerus memantau area yang dicakup oleh CCTV. Karena itu, sangat dibutuhkan Security Operation Center (SOC) atau Command Center dalam menjamin keamanan perusahaan.

"Lewat SOC, para petugas mampu melakukan pengamanan mendalam dengan cara mendeteksi, menganalisis, dan menanggapi insiden keamanan baik siber maupun non-siber," tegasnya.

Ia menyarankan agar tidak lupa melaksanakan pengaturan jadwal patroli petugas keamanan yang tertib disiplin sebagai langkah menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan. Tentunya, ancaman dan tantangan yang ada akan berbeda dan disesuaikan dengan kondisi sumber daya, fasilitas, peralatan, lingkungan, serta stakeholders setiap perusahaan.

"Setidaknya dengan menerapkan ketiga hal tersebut, diharapkan semua aktivitas dan potensi gangguan keamanan yang mungkin terjadi dapat termonitor, terdeteksi, dicegah, dan memberikan perlindungan bagi seluruh aset perusahaan, baik manusia maupun benda/barang," katanya.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.