Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Damkar Trenggalek semprotkan desinfektan sarang ulat bulu

📅 Senin, 19 Feb 2024, 21:41 WIB | Oleh:
Damkar Trenggalek semprotkan desinfektan sarang ulat bulu Doc: ANTARA/HO - Damkar Trenggalek
Ket. Petugas damkar menyemprotkan air bercampur disenfektan ke arah pucuk pohon perdu di Jalan Pangeran Diponegoro nomor 59 Kelurahan Sumbergedong, Kota Trenggalek, Senin (18/2/2024).

Trenggalek, Jatim - Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin, menyemprotkan air yang telah dicampuri desinfektan ke pohon-pohon perdu tepi jalan yang menjadi sarang ulat bulu karena dianggap telah mengganggu lingkungan sekitar.

Kepala Bidang Pencegahan, Penanggulangan Kebakaran dan Nonkebakaran, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Trenggalek, Wasis Widodo mengatakan, langkah penyemprotan mereka lakukan setelah pihaknya mendapat aduan warga.



"Populasinya meningkat dan sudah merambah pemukiman (rumah warga) sehingga menimbulkan keresahan," katanya.

Penyemprotan dilakukan hampir sejam. Hasilnya, ribuan ulat bulu yang memenuhi batang, ranting hingga dedaunan di pohon perdu berhasil dirontokkan.

Kegiatan pembasmian sarang ulat bulu di sejumlah pohon perdu itu pun menarik perhatian warga.

Pasalnya, penyemprotan dilakukan secara masif dengan mode tembak laiknya memadamkan kobaran api pada peristiwa kebakaran.

"Sebenarnya kami mau pakai pestisida atau insektisida, namun dengan berbagai pertimbangan kita pakai itu. Alhasil ulat-ulat itu berhasil dievakuasi dari pohon itu," ujarnya.



Keberadaan ulat-ulat bulu itu, kata Wasis, masih dalam tahapan yang wajar.

Artinya populasi yang ada di pohon itu tidak sebanyak laporan ulat bulu yang pernah terjadi di luar daerah hingga masuk ke rumah-rumah warga secara masif, seperti misalnya yang terjadi di Klaten.

Kendati begitu, pihaknya tidak bisa menolak setiap laporan yang dikeluhkan masyarakat.

"Karena misi kami melayani masyarakat, jadi apapun laporannya selama kita bisa tangani yang kita layani dengan maksimal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.