Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sony Menurunkan Proyeksi Penjualan Konsol Playstation 5

24 Kamis, 15 Feb 2024, 16:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Sony Menurunkan Proyeksi Penjualan Konsol Playstation 5 Sony Menurunkan Proyeksi Penjualan Konsol Playstation 5 Doc: ANTARA/X/PlayStation
Ket. PlayStation 5

JAKARTA - Sony menurunkan proyeksi penjualan konsol PlayStation 5 (PS5) menjadi 21 juta unit untuk tahun fiskal 2023 yang berakhir di bulan Maret 2024, dari yang semula diproyeksikan sebanyak 25 juta unit.

Laporan The Verge pada Rabu (14/2) menyebutkan pemangkasan itu diumumkan Sony setelah membukukan pendapatan pada kuartal ketiga tahun 2023 yang menunjukkan angka penjualan yang masih di bawah target meskipun telah melakukan promosi masif.

Tercatat, Sony menjual 8,2 juta unit PS5 selama kuartal ketiga tahun fiskal 2023 yang berakhir pada bulan Desember 2023, dibandingkan saat periode yang sama di tahun lalu yang mencapai 6,3 juta unit.

Kendati demikian angka penjualan tersebut, kurang lebih satu juta unit lebih rendah dibandingkan angka yang telah diproyeksikan sebelumnya.

Perilisan judul gim dari waralaba besar seperti Spider-Man 2, penjualan sejumlah judul gim yang tinggi, dan peluncuran PS5 versi lebih ramping belum cukup untuk mencapai target proyeksi penjualan konsol tersebut.

Pada kuartal ketiga 2023, pendapatan divisi gim Sony sebesar 1,4 triliun yen, naik 16 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Akan tetapi, pendapatan operasional turun 26 persen menjadi 86,1 miliar yen karena promosi pada kuartal ketiga yang berakhir pada 31 Desember 2023.

Pihak Sony menyampaikan, perusahaan itu berencana untuk memperkuat profitabilitas dari penjualan unit PS5 saat konsol itu mendekati ulang tahun keempatnya.

"Ke depan, PS5 akan memasuki tahap akhir dari siklus hidupnya," kata Senior Vice President Sony, Naomi Matsuoka. "Dengan demikian, kami akan lebih menekankan pada keseimbangan antara profitabilitas dan penjualan. Untuk alasan ini, kami memperkirakan laju penjualan tahunan PS5 akan turun mulai tahun fiskal berikutnya," imbuh dia.

Sony juga mengungkapkan tidak berencana untuk merilis gim dari judul waralaba besar pada tahun fiskal berikutnya.

Persaingan di pasar konsol diperkirakan akan semakin ketat pada tahun 2024. Pasalnya, akhir tahun ini, Microsoft dikabarkan akan merilis Xbox Series S versi lebih baru serta Xbox Series X dengan fitur tanpa disk yang dikenal sebagai Brooklin, dengan kapasitas penyimpanan dua kali lipat dari model yang ada.

Sementara itu, Nintendo juga diperkirakan akan merilis penerus dari konsol Switch yang sudah menginjak usia tujuh tahun. Sony juga dikabarkan siap menghadirkan konsol baru, yakni PS5 Pro pada akhir 2024. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Polisi Jambi Tangkap Tiga Pelaku Pembobol Pipa Pertamina
    percayalah pencurian tidak akan terjadi kalau biaya hidup ...
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Homepage Mobile Atas
Advertisement
Homedec Homepage
Ekonomi
Sebanyak 60 UMKM Ramaikan F...
Nasional
Penyaluran Bantuan Air Bers...
Megapolitan
Lapak Baca Gratis Hadir unt...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

BMKG Prakirakan Mayoritas Cuaca Kota Besar Indonesia Berawan dan Hujan Ringan Sabtu Ini

24 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.