Penembakan di Pawai Kemenangan Super Bowl, Satu Orang Tewas, 21 Terluka

Kamis, 15 Feb 2024, 11:46 WIB

KANSAS CITY - Satu orang tewas dan 21 orang terluka termasuk anak-anak setelah peristiwa penembakan di pawai kemenangan Super Bowl Kansas City Chiefs pada Rabu (14/2).

Rumah Sakit Children's Mercy di Kansas City, yang menerima pasien hingga usia 17 tahun, mengatakan pihaknya merawat 12 orang -- 11 di antaranya anak-anak, sembilan orang dengan luka tembak .

Ket. Foto: Petugas membawa korban terluka ke dalam ambulans di dekat parade kemenangan Super Bowl LVIII Kansas City Chiefs pada 14 Februari 2024. — Sumber: AFP/Andrew CABALLERO-REYNOLDS

Serangan itu terjadi beberapa saat setelah para pemain Chiefs berpidato di depan kerumunan besar pendukung yang bersorak-sorai di dekatnya.

Setelah tembakan terdengar, para penggemar yang terkejut bergegas melarikan diri ke tempat yang aman ketika polisi berupaya membersihkan Union Station dalam akhir yang tragis dari pagi yang menyenangkan dalam merayakan juara NFL.

Polisi mengatakan tiga orang telah ditahan setelah kejadian tersebut, namun motif di balik penembakan tersebut masih dalam penyelidikan.

Kepala pemadam kebakaran Kansas City Ross Grundyson mengatakan pada konferensi pers banyak korban mengalami "cedera yang mengancam jiwa."

Stasiun radio lokal, KKFI, mengumumkan, salah satu DJ-nya, Lisa Lopez, tewas dalam penyerangan tersebut.

"Tindakan tidak masuk akal ini telah merenggut seseorang yang cantik dari keluarganya dan Komunitas KC ini," tulis stasiun tersebut di halaman Facebook-nya, merujuk pada Kansas City.

Juru bicara Children's Mercy mengatakan semua pasien yang dirawat diperkirakan akan pulih.

Paul Contreras, yang menghadiri parade bersama ketiga putrinya, mengatakan berhasil menangkap dan melucuti senjata salah satu tersangka penembak sebelum polisi tiba.

"Saya sedih atas tragedi yang terjadi hari ini," tulis ikon Chiefs Trais Kelce di X, sebelumnya Twitter.

"Berdoa untuk Kansas City," tulis gelandang Chiefs Patrick Mahomes di media sosial. Timnya menyatakan "benar-benar sedih dengan tindakan kekerasan yang tidak masuk akal."

Walikota Kansas City Quinton Lucas termasuk di antara tamu VIP di acara tersebut yang disuruh mencari perlindungan setelah tembakan terdengar.

"Ini adalah hari yang dinanti-nantikan banyak orang. Sesuatu yang mereka ingat seumur hidup. Dan yang tidak perlu mereka ingat adalah kekerasan bersenjata," kata Lucas.

Presiden AS Joe Biden juga menyuarakan sentimen serupa ketika mengeluarkan seruan agar rakyat Amerika mendukung permohonannya kepada Kongres untuk memberlakukan reformasi senjata, dan mengatakan bahwa penembakan itu "sangat menyakitkan."

"Kejadian hari ini seharusnya menggerakkan kita, mengejutkan kita, mempermalukan kita untuk bertindak," kata Biden dalam pernyataan Gedung Putih.

Dia menyerukan warga Amerika untuk "membuat suara mereka didengar di Kongres sehingga kita akhirnya bertindak untuk melarang senjata serbu, membatasi magasin berkapasitas tinggi, memperkuat pemeriksaan latar belakang, dan menjauhkan senjata dari tangan orang-orang yang tidak punya urusan memiliki atau menanganinya."

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Antara

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.