HBO Tergoda untuk Menambah Satu Lagi Spin-off Game Of Thrones
Jumat, 09 Feb 2024, 16:41 WIBHome Box Office (HBO) baru-baru ini dilaporkan akan memperluas jagad novel Song of Ice and Fire karya George R. R. Martin dalam layar streaming.
Produksi House Of The Dragon, spin off pertama dari Game Of Thrones (GOT), pada awalnya dianggap rumit.
Namun menyusul sambutan positif pada House, anak perusahan milik Warner Bros memutuskan memperluasnya menjadi beberapa spin-off, salah satunya Three-Eyed Raven.
Pada satu titik, jaringan tersebut menghabiskan 30 juta dolar AS untuk sebuah pilot spin-off yang dibintangi oleh Naomi Watts dan pasca keputusan yang kejam, HBO tidak pernah menayangkannya.
Di satu sisi, itulah gunanya pilot. Di sisi lain, rilis episode itu. Namun, setelah satu dekade pengembangan, HBO mendapatkan House Of The Dragon, yang kurang lebih memuaskan keinginan semua orang akan kekerasan yang lebih ekstrem, sinematografi yang canggih, dan naga yang dihasilkan komputer.
Tapi bukan itu saja. Beberapa spin-off lainnya telah dilaporkan pada tahun-tahun berikutnya, termasuk seri sekuel Jon Snow , â A Knight of the Seven Kingdoms: The Hedge Knight (yang sebenarnya mendapat lampu hijau), Ten Thousand Ships (prekuel lainnya), sebuah pertunjukan tentang Sea Snake, dan The Golden Empire , salah satu dari beberapa acara animasi GOT yang sedang dikembangkan. Sekarang HBO akan menambahkan yang lain.
Dari The Hollywood Reporter, Mattson Tomlin, salah satu penulis The Batman Part II dan adaptasi Mega Man, dilaporkan sedang bekerja keras untuk prekuel House Of The Dragon berdasarkan Aegon's Conquest, salah satu fondasi sejarah A Song Of Ice And Fire. Ini mengikuti Aegon Targaryen saat dia menaklukkan Westeros dan menyatukan enam dari Tujuh Kerajaan.
Dorne menjadi satu-satunya yang bertahan yang mengatur peristiwa House Of The Dragon dan Game Of Thrones dan memulai alur yang akan diakhiri dengan Bran the Broken dan mungkin Spin-off Jon Snow.
"Prekuel House Of The Dragon digambarkan sebagai pendekatan kembali ke dasar terhadap mitos yang sangat rumit. Serial ini menghadapi tantangan yang meningkat, mengingat berapa banyak proyek GOT yang dimulai dan ditinggalkan oleh HBO," tulis oleh AV Club.
Redaktur: Selocahyo Basoeki Utomo S
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Kemenekraf Sambut Komitmen IKA NHI Dukung Upaya Perkuat Ekonomi Kreatif
-
Perjuangan Luar Biasa Futsal Putri Terbayarkan dengan Menggulung Thailand untuk Melaju ke Final
-
Pelibatan UMKM-Koperasi di Program Pemerintah Bantu Wujudkan Ekonomi 8 Persen
-
Pertempuran Habis-habisan, Ini yang Baru dari House of the Dragon Season 3
-
Cek Kisah Punch! Bayi Monyet Viral yang Bikin Boneka IKEA Djungelskog Laris Manis
-
Kuota BBM Subsidi 2026 Dikurangi, Solar dan Pertalite Alami Penurunan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.