Perempuan Harus Diberi Peluang Dorong Pertumbuhan
Kamis, 08 Feb 2024, 17:16 WIBJAKARTA-Perempuan dinilai memiliki peran sangat strategis menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Hal ini berkaitan dengan kesiapan perempuan dalam era pembangunan berkelanjutan dengan tantangan yang besar.
"Dalam lingkup terkecil, di tengah masyarakat misalnya, peran perempuan harus mampu mendorong perekonomian wilayah secara kolaboratif," ujar Ketua Pusat Koperasi Wanita Pengusaha Indonesia (Puskowapi) DKI Jakarta, Farah Savira di Jakarta, kemarin.
Dirinya bercita cita untuk memajukan peran aktif perempuan di segala bidang perekonomian. Menurut perempuan kelahiran Jakarta 27 tahun ini, kesejahteraan di lingkup masyarakat tidak mungkin tercapai jika para perempuannya tidak diberikan peluang mengembangkan diri dalam ekosistem perekonomian.
"Keterlibatan perempuan dalam pemberdayaan ekonomi bisa menjadi civil society mencapai kemandirian dan kesejahteraan penghidupan," jelasnya.
Untuk itu, Farah yang juga menilai perempuan harus berani mengubah cara pandang dalam pemenuhan hak, kewajiban dan kesempatan yang sama di segala bidang, termasuk sektor kewirausahaan.
"Peluang untuk memberikan akses perempuan dalam networking sangat besar untuk dioptimalkan," tutur lulusan ilmu science in public affairs and management di universitas ternama Indiana Bloomington, Amerika Serikat.
Karena itu, keputusannya terjun ke dunia politik demi memaksimalkan peran aktif perempuan. "Berdaya dalam pemerataan sosial, akses kesehatan, kesejahteraan serta perbaikan sistem pendidikan. Itu yang ingin saya optimalkan," ungkap Anggota Bidang Kerja Sama Luar Negeri Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).
Di lain pihak, dengan mengedepankan kolaborasi kontribusi peran aktif perempuan di sektor ekosistem kewirausahaan, tercatat membuahkan hasil yang positif.
Berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM serta UN Women 2023, peran perempuan dalam usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dominasinya mencapai 64,5%. Bahkan menurut Global Entrepreneurship Monitor tahun 2022, Indonesia menjadi negara keempat di dunia dengan aktivitas usaha perempuan tertinggi.
Untuk itu, Farah berharap para perempuan dan generasi muda bisa menciptakan sumber daya manusia yang kuat, tangguh dan berkualitas untuk menyongsong Indonesia Emas 2045.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Erik, Fredrikus Wolgabrink Sabini
Berita Terkait:
-
PN Batam Sebut Vonis Perkara ABK Bawa Sabu 2 Ton Ditargetkan Pekan Depan
-
HyunA Pastikan Kondisinya Baik Setelah Pingsan di Atas Panggung Waterbomb Makau
-
Bandung Zoo Disegel Pemkot Usai Izin Lembaga Konservasi Dicabut Kemenhut
-
Lomba busana karnaval di Palu
-
Syahbandar Antisipasi Pemudik tak Kebagian Tiket di Pelabuhan Sampit
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.