Kemen PPPA Minta Pemilih Pemula Tidak Golput   

Rabu, 07 Feb 2024, 01:30 WIB

JAKARTA - Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Ciput Eka Purwianti, meminta para pemilih pemula khususnya yang masih berstatus anak-anak untuk tidak golput, bahkan mager atau malas gerak dalam Pemilu pada 14 Februari nanti. Menurutnya, beragam faktor yang bisa memengaruhi keputusan anak untuk tidak memilih mesti dicegah.

"Mengenai alasan atau potensi anak-anak untuk menjadi golput atau tidak memanfaatkan haknya untuk memilih dengan baik itu bisa jadi benar," ujar Ciput, dalam Media Talk Kemen PPPA, di Jakarta, Selasa (6/2).

Ket. Foto: Partisipasi pemilu -- Asisten Deputi Perlindungan Khusus Anak dari Kekerasan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA), Ciput Eka Purwianti, dalam Media Talk Kemen PPPA, di Jakarta, Selasa (6/2). KemenPPPA mendorong partisipasi pemilih pemula di Pemilu nanti. — Sumber: Koran Jakarta/Muhamad Ma’rup

Dia mengatakan, pihaknya belum pernah melakukan survei terkait pandangan anak-anak terhadap pemilu. Meski begitu, pihaknya siap melaksanakan survei dengan cepat.

Ciput menerangkan, salah satu faktor penyebab pemilih pemula mager untuk menggunakan hak suaranya dalam Pemilu sebab menganggap suaranya tidak signifikan. Hal lain adalah pandangan anak terhadap situasi dan perdebatan politik yang panas. "Bisa jadi dengan pemikiran sederhana atau dia juga males milih ini banyak banget orang berantem ngomongin calon malah bikin tambah bingung gitu ya," jelasnya.

Dia menyebut, para pemilih pemula merupakan generasi yang natif digital. Mereka menyukai internet dan menggunakannya untuk menggali informasi dan bersosialisasi.

Ciput menuturkan, edukasi terkait Pemilu juga penting kepada para pemilih pemula. Pihaknya bersama Forum Anak Nasional di seluruh Indonesia sudah melakukan hal tersebut tidak hanya memastikan pendaftaran, tapi juga memilih sesuai visi.

"Kita mengedukasi mulai dari mengecek apakah namanya sudah ada di DPT dengan NIK yang mereka punya. Kemudian bagaimana panduan kritisnya untuk memilih calon yang sevisi dengan anak-anak atau mereka pikir itu mereka bisa merepresentasikan pandangan anak," ucapnya.

Dia percaya, Forum Anak Nasional yang tersebar sampai ke tingkat desa dan kelurahan bisa berdampak positif dalam Pemilu 2024. Mereka sudah diarahkan untuk jadi pelopor dan pelapor dalam setiap persoalan anak. ν ruf/S-2

Redaktur: Sriyono

Penulis: Muhamad Ma'rup

Berita Terbaru

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.