Pemkab Pemalang Lestarikan Seni Tradisional Lewat Lomba Panembromo

Minggu, 04 Feb 2024, 13:00 WIB

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang menggelar lomba Panembromo untuk memeriahkan Peringatan Hari Jadi ke-449 Kabupaten Pemalang. Ini sebagai upaya untuk melestarikan budaya tradisional di tengah gempuran budaya asing. Terlebih, perkembangan teknologi informasi yang pesat memudahkan masuknya budaya asing ke wilayah Indonesia.

Kegiatan lomba Panembromo dibuka oleh Bupati Pemalang, Mansur Hidayat di Pendopo Kabupaten Pemalang. Adapun lomba Panembromo bertujuan untuk melestarikan kesenian dan budaya yang ada di Kabupaten Pemalang.

Ket. Foto: — Sumber: Dok. Pemkab Pemalang

"Lomba ini juga dilaksanakan sebagai upaya dalam melestarikan "nguri-uri" serta promosi seni budaya tradisional daerah sehingga mampu eksis di tengah gempuran budaya-budaya asing," kata Mansur didampingi istri Santi Rosalia saat membuka lomba tersebut di pendopo rumah dinasnya, dikutip dari laman resmi Pemkab Pemalang, Kamis (1/2).

Mansur menambahkan, Panembromo merupakan sebuah 'tembang' atau nyanyian yang dilakukan bersama-sama bisa diiringi dengan musik maupun tanpa musik. Panembromo disajikan layaknya paduan suara yang menyuguhkan penampilan musik dengan lirik bahasa jawa atau langgam jawa.

"Terdiri dari sekitar 10 hingga 20 orang, dengan paduan gamelan sebagai iringan musiknya," ucapnya.

Sedangkan jenis musiknya, lanjut Mansur merupakan musik tradisional yang berisikan sebuah pesan moral ataupun cerita yang disampaikan dalam bentuk olah vokal dengan durasi sekitar 3 hingga 4 menit.

"Sensasi yang mendayu-dayu pada lantunan vokalnya seakan membawa kita merasakan kenangan akan nuansa pedesaan yang begitu indah, asri dan menenangkan," ujar Mansur.

Dengan diadakan lomba tersebut pihaknya berharap seluruh peserta bisa tampil maksimal, sehingga mampu meraih prestasi terbaik di ajang perlombaan ini. Selain itu Mansur juga berharap lomba ini tidak hanya sekedar menjadi event perlombaan biasa, namun bisa juga berperan sebagai sarana mempererat tali silaturahmi, kebersamaan dan keakraban antar warga kecamatan.

"Sehingga terwujud masyarakat Pemalang yang guyub, rukun, aman dan damai," imbuh Mansur.

Sementara itu, Ketua Sanggar Kaloka Kusnaidi selaku penyelenggara lomba yang juga menjadi salah satu dewan juri menjelaskan peserta lomba ini diikuti 28 peserta.

"Setiap kecamatan mengirim 2 peserta perwakilan," ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkab Pemalang menggelar malam resepsi sebagai wujud rasa syukur atas suksesnya rangkaian kegiatan Peringatan Hari Jadi ke-449, pada Jumat malam (26/1).

Sekretaris Daerah (Sekda) Heriyanto selaku Ketua Penyelenggara Peringatan Hari Jadi ke-449 dalam laporannya mengatakan, malam resepsi diselenggarakan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur, karena acara inti dalam rangkaian peringatan telah terlaksana dengan baik, lancar, khidmat dan tanpa kendala.

"Meskipun beberapa hari ke depan masih diselenggarakan kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Pemalang ke-449 ini," tuturnya.

Dalam malam resepsi itu dilaksanakan pula penyerahan hadiah dari sejumlah lomba, berbagai penyerahan penghargaan pusat dan daerah, serta peluncuran layanan nomor tunggal panggilan darurat 112.

Redaktur: Fiter Bagus

Penulis: Rivaldi Dani Rahmadi

Berita Terbaru

Apakah Rambut Botak Bisa Tumbuh Lagi? Kenali Tandanya

Sukhoi TNI AU Tergelincir di Lanud Hasanuddin Hingga Area Rumput Dekat Jalan Makassar-Maros

LRT Jakarta Pasang Tarif Promo Rp5.000! Rute Velodrome-Manggarai Siap Diresmikan

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.