Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bupati Karawang Ajak Unsur Pemerintah Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Masa Tenang

📅 Minggu, 04 Feb 2024, 06:07 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bupati Karawang Ajak Unsur Pemerintah Tertibkan Alat Peraga Kampanye di Masa Tenang Doc: ANTARA/HO-Pemkab Karawang
Ket. Bupati Karawang Aep Syaepuloh (tengah).

Karawang - Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyampaikan kepada semua unsur pemerintahan bisa terlibat dalam penertiban alat peraga kampanye saat masa tenang 11-13 Februari 2024, untuk menjaga momentum pemungutan suara yang kondusif pada 14 Februari 2024.

"Saat ini adalah masa-masa akhir kampanye, dan akan disusul dengan masa tenang," kata Bupati, di Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Sabtu.

Ia menyampaikan, di masa tenang Pemilu 2024, bukan hanya Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) yang berkewajiban menertibkan alat peraga kampanye. Pihak lain dari unsur pemerintahan juga bisa ikut serta membantu menertibkan alat peraga kampanye.

"Jika di masa tenang masih ada alat peraga kampanye, maka kami memiliki kewajiban menertibkan. Karena, itu bukan lagi di masa kampanye. Jadi bukan kewajiban Bawaslu saja, melainkan juga kewajiban semua," katanya.

Ia mengatakan, penertiban alat peraga kampanye di masa tenang itu penting untuk menjaga momentum pemungutan suara kondusif pada 14 Februari 2024.

Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, ada sejumlah unsur pemerintahan yang terlibat dalam membantu penyelenggara pemilu, seperti Satpol PP, pemerintah kelurahan/desa, pemerintah kecamatan, dan lain-lain.

"Semua persiapan dilaporkan sudah siap. Artinya sudah sesuai dengan tahapan. Karena itu kami optimistis penyelenggaraan pesta demokrasi di Karawang bisa terselenggara dengan baik," katanya.

Bupati berharap agar masing-masing organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Karawang terus memastikan kondisi keamanan, logistik, hingga pengaruh cuaca yang dapat diantisipasi pada saat pelaksanaan pemilu yang diselenggarakan pada 14 Februari 2024.

Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum Mari Fitriana mengatakan bahwa sejauh ini seluruh tahapan berjalan sesuai dengan rencana.

"Terutama masalah penyimpanan logistik PPK. Sebagian kotak suara telah seluruhnya berada di gudang PPK. Namun ada yang tidak mencukupi sehingga kita bagi di dua tempat," katanya.

Pihaknya juga telah memetakan tempat pemungutan suara (TPS) yang berpotensi masuk dalam zona rawan bencana.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.