Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiga Bahasa Daerah Direvitalisasi

📅 Kamis, 01 Feb 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Tiga Bahasa Daerah Direvitalisasi Doc: ANTARA/Desi Purnama Sari
Ket. Kantor Bahasa Provinsi Banten.

SERANG - Untuk menjaga agar tidak mengalami kepunahan, maka tiga bahasa akan direvitalisasi oleh Kantor Bahasa Provinsi Banten. Tujuannya, agar kaum milenial mau menggunakannya dalam berbahasa sehari-hari.

Koordinator Widya Bahasa Ahli Pertama Kantor Bahasa Banten, Flora Sinamo, di Serang, Rabu, mengatakan upaya revitalisasi bahasa daerah akan diperkenalkan dalam Festival Tunas Bahasa Ibu.

"Dalam Festival Tunas Bahasa Ibu tahun ini, kami akan fokuskan tiga bahasa daerah Banten. Ketiganya, adalah bahasa Jawa, Sunda, dan melayu Betawi," katanya.

Flora mengatakan, tiga bahasa daerah tersebut menjadi fokus karena penuturnya paling banyak sebarannya di wilayah Banten. Sebarannya, bahasa daerah Jawa di Kota Serang, Bahasa Sunda di Pandeglang dan Lebak. Lalu bahasa Betawi di Tangerang.

Lebih jauh Flora menuturkan, kegiatan festival akan dikemas dengan kegiatan lomba. Nanti ada tujuh mata lomba bahasa daerah. Isinya pidato bahasa daerah, puisi bahasa daerah, lawakan tunggal, tembang, dongeng, dan aksara.

"Peserta dalam festival tersebut merupakan siswa SD dan SMP kabupaten dan kota Banten. Dengan harapan mereka bisa melestarikan bahasa daerah," katanya.

Nantinya, akan ada 251 SD dan 251 SMP. Mereka dibagi per tiga kabupaten/kota.

"Kami sudah menyurati dinas pendidikan dan berharap agar semua bisa mengikuti perlombaan," katanya. Flora lebih lanjut menuturkan, penyelenggaraan Festival Tunas Bahasa Daerah tersebut sudah menjadi agenda rutin setiap tahun.

"Kami sebagai kantor bahasa yang dinaungi langsung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah penyelenggaraannya," katanya.

Dia menambahkan banyak peminat dari luar daerah Banten yang ingin mengikuti lomba bahasa daerah dengan membawa bahasa Betawi. Misalnya, dari DKI Jakarta dan Depok.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.