Basarnas Babel Petakan Titik Rawan Kecelakaan Kapal Akibat Cuaca ekstrem
Selasa, 30 Jan 2024, 15:33 WIBPANGKALPINANG - Basarnas Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memetakan titik-titik yang berpotensi terjadi kecelakaan kapal di perairan Kepulauan Babel sebagai langkah antisipasi dini selama cuaca ekstrem di daerah itu.
"Kami mengimbau nakhoda, nelayan dan masyarakat untuk mewaspadai cuaca ekstrem yang terjadi di laut dan pesisir pantai," kata Kepala Kantor Basarnas Provinsi Kepulauan Babel I Made Oka Astawa di Pangkalpinang, Selasa.
Ia mengatakan potensi kecelakaan kapal akibat gelombang tinggi disertai hujan dan angin kencang ada di perairan Tuing, Belinyu, serta Pulau Dua dan Tujuh Kabupaten Bangka.
Selain itu, potensi kecelakaan kapal juga ada di perairan Bangka Selatan, Selat Karimata dan Laut Jawa di selatan Pulau Belitung karena angin kencang dari utara ditambah perubahan cuaca yang ekstrem.
"Cuaca ekstrem ini mengakibatkan kondisi cuaca yang tiba-tiba berubah menjadi buruk, sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan kapal di laut daerah ini," katanya.
Ia menyatakan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG tinggi gelombang di perairan Babel masih berkisar 1,5 meter, namun cuaca bisa berubah memburuk secara tiba-tiba karena adanya awan cumolonimbus, perubahan siklon di utara Kalimantan dan Laut China Selatan.
"Kalau di kepulauan ini cuaca cepat berubah, sehingga ini harus diwaspadai para nelayan dan nakhoda kapal," katanya.
Ia mengimbau para nelayan dan nakhoda untuk mewaspadai cuaca ekstrem ini dengan kesiapan kelayakan kapal, alat keselamatan dan memonitor perkembangan cuaca di perairan.
"Kami mengimbau nelayan untuk menunda melaut jika cuaca ekstrem, karena berpotensi terjadi kecelakaan akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang," katanya.
- Basarnas
- Cuaca Ekstrem
- Pangkalpinang
- Kepulauan Bangka Belitung
- Dampak Cuaca Ekstrem
- Bangka Belitung
- Antisipasi Cuaca Ekstrem
- Waspada Cuaca Ekstrem
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Alfred, Antara
Berita Terkait:
-
Festival dan Lomba Dolanan Anak untuk Lestarikan Tradisi
-
Jangan Tunggu Krisis! Daerah Rawan Pangan Harus Jadi Prioritas
-
Cuaca Ekstrem, Badai Menerjang Tiongkok Tengah, 15 Orang Tewas Puluhan Ribu Dievakuasi
-
Kiandra Ramadhipa Finis Posisi Kelima pada Race Pertama Moto3 Junior Catalunya
-
Potensi Hujan disertai Petir dan Angin Kencang di Wilayah Sumut
-
Cuaca Ekstrem hingga 24 Mei, BPBD DKI Minta Warga Waspada Banjir
-
Peternak Minta Telur Bebek Masuk Program Gizi Nasional! Komisi IX DPR Siap Kawal
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.