MPASI Berkualitas Penting Cegah 'Stunting'
Sabtu, 27 Jan 2024, 03:03 WIBMakanan pendamping air susu ibu yang berkualitas sangat berpengaruh untuk mencegah stunting.
JAKARTA - Direktur Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak, Kementerian Keseharan, Lovely Daisy mengatakan makanan pendamping air susu ibu (MPASI) yang berkualitas penting untuk mencegah stunting. Salah satu fase penting untuk mencegah stunting pada balita adalah setelah masa kelahiran, terutama saat bayi berusia 6-11 bulan dan 12-23 bulan.
Dia menjelaskan, pada momen tersebut terjadi lonjakan stunting hingga 1,6 kali lipat. Adapun persentasenya yaitu 13,7 persen saat anak berusia 6-11 bulan dan 22,4 persen saat anak berusia 12-23 bulan.
"Kalau kita ingin menurunkan stunting, upaya pencegahan pada fase ini harus diperkuat. Saat usia 6 bulan ini, saatnya bayi mendapatkan Makanan Pendamping ASI karena ASI saja sudah tidak cukup. Jadi, MPASI ini untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi-bayi kita," ujar Lovely, dalam keterangannya, Jumat (26/1).
Dia menekankan, salah satu zat gizi yang harus ada dalam pemberian MPASI adalah protein hewani seperti daging, ikan, ayam, dan telur. Hal ini karena pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein, dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak.
"Protein hewani mengandung asam amino esensial lengkap yang dapat membantu untuk pertumbuhan," ucapnya.
Hasil Riset
Lovely menambahkan, berdasarkan riset di 49 negara pada 130.432 anak berusia 6-23 bulan yang menunjukkan bahwa stunting pada balita disebabkan oleh rendahnya asupan makanan sumber protein hewani.
"Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konsumsi protein hewani yang beragam terbukti dapat menurunkan risiko terjadi stunting dibandingkan hanya konsumsi satu jenis makanan sumber protein hewani," jelasnya.
Selain itu, kata dia, riset di Jakarta Pusat, DKI Jakarta, mengenai pola konsumsi pada anak usia 25-30 bulan baik yang berstatus stunting maupun normal menemukan bahwa anak yang mengonsumsi makanan rendah energi dan protein memiliki risiko yang lebih tinggi mengalami stunting.
"Di sini, yang penting adalah konsumsi makanannya harus diperhatikan, mencukupi kebutuhan untuk mendukung pertumbuhannya," tuturnya.
Lovely berharap peringatan Hari Gizi Nasional ke-64 tahun 2024 yang mengusung tema "MPASI Kaya Protein Hewani" ini menjadi menjadi momentum penting untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai. Terutama terkait pemberian MPASI kaya protein hewani.
"Ini untuk memastikan setiap anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta terhindar dari risiko stunting," terangnya. ruf/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Pemkot Bandung Dukung BPJS Ketenagakerjaan Dorong Ahli Waris Mandiri Secara Ekonomi
-
Mendorong Potensi Kemaritiman Kaltara dengan Lomba Balap Speedboat Kodaeral XIII
-
Sumsel Genjot Breeding Sapi, Dukung Target Swasembada Daging Nasional
-
ACC Kembangkan DSA Cibunian Bogor untuk Perkuat Potensi Lokal dan Kemandirian Masyarakat
-
Pengusaha, Investor, dan Warga Bakal Bertemu di Jitex 16-19 September
-
Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta
-
Awas Mesin Rontok, Polisi Gerebek Pabrik Oli Palsu di Cengkareng Jakbar
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.