BI Sebut Modal Asing Masuk Capai Rp7,66 Triliun
Minggu, 21 Jan 2024, 14:29 WIBJAKARTA - Bank Indonesia (BI) mencatat aliran modal asing masuk bersih di pasar keuangan domestik mencapai Rp7,66 triliun selama periode 15-18 Januari 2024.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Erwin Haryono mengatakan di Jakarta, Sabtu (18/1), bahwa nilai tersebut terdiri dari aliran modal asing masuk bersih di pasar Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp5,52 triliun, di pasar saham Rp0,65 triliun dan di Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) Rp1,50 triliun.
Berdasarkan data transaksi dari awal tahun 2024 hingga 18 Januari 2024, total modal asing masuk bersih di pasar SBN mencapai Rp5,72 triliun, di pasar saham Rp9,83 triliun dan di SRBI Rp13,67 triliun.
Selanjutnya, premi risiko investasi atau premi credit default swaps (CDS) Indonesia 5 tahun per 18 Januari 2024 sebesar 74,28 basis poin (bps), naik dibandingkan per 12 Januari 2024 yang tercatat sebesar 72,05 bps.
Rupiah di awal perdagangan Jumat (19/1) dibuka pada level Rp15.605 per dolar AS, menguat dibandingkan dengan Rp15.615 per dolar AS pada penutupan perdagangan Kamis (18/1). Sedangkan indeks dolar AS meningkat ke level 103,54 di akhir perdagangan Kamis (18/1).
Sementara, lanjut Erwin, imbal hasil atau yield SBN Indonesia tenor 10 tahun turun ke posisi 6,64 persen. Sementara dengan imbal hasil surat utang AS alias US Treasury Note tenor 10 tahun naik ke level 4,142 persen.
Bank Indonesia terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah dan otoritas terkait serta mengoptimalkan strategi bauran kebijakan guna menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi lebih lanjut.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bulog Sumut Rutin Cek Kualitas Beras di Gudang, Publik Pertanyakan Transparansi Keamanan Pangan
-
KSEI Gandeng Pegadaian, ETF Emas Bersiap Meramaikan Pasar Modal 2026
-
Lulusan SD Bisa Berpenghasilan Setara UMR Rp5,7 Juta
-
Sambut HUT Jakarta, Ancol Gratiskan Tiket Masuk Selama Tiga Hari, Ikuti Syarat dan Jadwalnya!
-
BPJPH Pasang Aturan Ketat, Produk Impor Tanpa Sertifikat Halal Terancam Tersingkir
-
Kuota Bedah Rumah Jakarta Naik 63 Kali Lipat, dari 158 Jadi 10 Ribu Unit
-
Cermati Masa Bediding Saat Puncak-puncaknya Musim Kemarau
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.