Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bekasi Akan Membangun Dua Puskesmas

📅 Jumat, 19 Jan 2024, 04:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bekasi Akan Membangun Dua Puskesmas Doc: ANTARA/Pradita Kurniawan Syah
Ket. Gedung Puskesmas Cikarang di Desa Cikarang Kota, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

BEKASI - Sebagai upaya meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, maka Pemerintah Kabupaten Bekasi akan membangun dua Puskesmas pada tahun ini. Satu di Kecamatan Tambun Selatan dan satu di Setu.

"Puskesmas tersebut akan dibangun di Desa Karang Satria Kecamatan Tambun Selatan dan Desa Ciledug Kecamatan Setu," kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bekasi, Supriadinata, di Cikarang, Kamis. Dia mengatakan, dengan penambahan dua Puskesmas, maka Pemkab Bekasi secara kini akan memiliki 53 Puskesmas.

Supri berharap penambahan fasilitas kesehatan ini mampu memberikan dampak positif bagi pelayanan kesehatan, terutama kepada warga sekitar area Puskesmas baru. "Minimal mampu memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan warga Karang Satria dan warga Desa Ciledug," katanya.

Supriadinata mengaku jumlah Puskesmas di Kabupaten Bekasi masih belum ideal untuk pemenuhan kebutuhan kesehatan masyarakat. Menurut rasio Kementerian Kesehatan (Kemenkes): satu Puskesmas berbanding 30.000 masyarakat. Saat ini Kabupaten Bekasi berpenduduk 3,2 juta jiwa. Sedangkan Puskesmas baru 51 unit atau 53 unit pada akhir tahun ini.

"Masih kurang, kalau rasio Kemenkes setiap 30 ribu penduduk dilayani satu Puskesmas. Jumlah penduduk di Kabupaten Bekasi 3,2 juta. Otomatis jumlah Puskesmas idealnya minimal 100 unit," ucapnya. Menurut dia, ada sejumlah kendala dalam pemenuhan Puskesmas secara ideal.

Salah satu kendala terkait dengan pengadaan lahan. "Pengadaan lahan cukup sulit karena memerlukan koordinasi dengan Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman, dan Pertanahan. Dialah yang memiliki kewenangan dalam pengadaan lahan," katanya.

Selain pembangunan dua Puskesmas baru, tahun ini ada lima Puskesmas yang dikembangkan. Kelima fasilitas kesehatan itu kini sedang dalam proses persetujuan Kemenkes.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.