Pengemudi di Filipina Protes Penghapusan Jeepney

Rabu, 17 Jan 2024, 02:35 WIB

MANILA - Para pengemudi Jeepney di Filipina pada Selasa (16/1) menggelar aksi demo di ibu kota Manila untuk memprotes rencana pemerintah bagi menghapus kendaraan umum yang mengeluarkan asap itu secara nasional dan menggantinya dengan minibus modern.

Jeepney yang dibuat pertama kali dari sisa jip Amerika Serikat setelah Perang Dunia II, merupakan simbol nasional di Filipina dan berfungsi sebagai tulang punggung sistem transportasi negara tersebut. Armada Jeepney ini menyediakan tumpangan bagi jutaan orang di seluruh negeri hanya dengan biaya 13 peso saja.

Ket. Foto: Protes Penghapusan l Puluhan pengemudi Jeepney turun ke jalan di Manila, Filipina, pada Selasa (16/1). Mereka menentang rencana modernisasi transportasi nasional yang akan menghapus Jeepney. — Sumber: AFP/JAM STA ROSA

Berdasarkan rencana, operator Jeepney diberi waktu hingga akhir tahun 2023 untuk bergabung dengan koperasi dan memiliki waktu dua atau tiga tahun untuk mengganti armadanya dengan kendaraan modern yang lebih aman dan lebih sedikit polusi.

Namun para pengemudi yang menentang penghapusan ini dan mereka berpendapat bahwa bergabung dengan koperasi dan membeli kendaraan baru akan membuat mereka terlilit utang dan mereka tidak akan mampu mendapatkan cukup uang untuk bertahan hidup.

"Kami tidak menentang modernisasi, yang kami lawan adalah sistemnya. Mereka membuat program tanpa berkonsultasi dengan kami," kata seorang pengemudi Jeepney senior bernama Emilio Millares yang turut serta dalam aksi protes. "Kami akan terus memperjuangkan Jeepney ini dan penghidupan kami hingga nafas terakhir kami," imbuh dia. SB/AFP/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.