- Home
-
- Luar Negeri
-
- KTT Davos Dibuka
KTT Davos Dibuka
Selasa, 16 Jan 2024, 02:05 WIBDAVOS - Forum Ekonomi Dunia memulai pertemuan tahunan di Davos, Swiss, pada Senin (15/1). Isu terkait Ukraina, Timur Tengah, prakiraan ekonomi global, dan pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) akan menjadi pembahasan dalam pertemuan kali ini.
Lebih dari 2.800 orang dari pemerintahan, dunia usaha, dan masyarakat sipil di 120 negara dan kawasan dijadwalkan turut serta dalam pertemuan yang dijadwalkan dari Senin hingga Jumat (19/1).
Penyelenggara mengatakan pertemuan tahun ini diadakan dengan temaMembangun Kembali Kepercayaan.
Para peserta diperkirakan akan membahas upaya negara-negara dalam mengatasi perpecahan yang makin memburuk di dunia dalam sesi mengenai invasi Russia ke Ukraina dan memburuknya situasi kemanusiaan di Timur Tengah.
Lebih dari 60 pemimpin politik akan menjadi peserta pertemuan, termasuk Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Ia diperkirakan akan menyampaikan pidato pada Selasa (16/1) untuk meminta bantuan berkelanjutan bagi negaranya.
"Sedangkan terkait AI, para peserta akan mendiskusikan tentang pemanfaatan dan pengaturannya seiring dengan pesatnya penyebaran teknologi tersebut," laporNHK.
Para peserta kemungkinan juga akan bertukar pendapat mengenai inflasi yang masih berlanjut dan dampak kenaikan suku bunga yang didorong oleh bank-bank sentral dunia terhadap perekonomian global.
Para pengamat mencermati apakah pertemuan tersebut dapat menghasilkan solusi efektif terhadap berbagai masalah yang dihadapi dunia, dengan masalah perubahan iklim dan energi yang juga menjadi perhatian. SB/NHK/And
Redaktur: andes
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Tindak Impor Pakaian Bekas, Kadin Kasih Jempol ke Pemerintah: Industri Bisa Kembali Bergairah
-
Terseret Skandal Epstein, Presiden WEF Borge Brende Diselidiki
-
Pemprov Sulawesi Barat Gerakkan Bangga Makan Pangan Lokal, Dorong Masyarakat Tak Bergantung pada Beras dan Gandum
-
Pemda Diminta Akselerasi Belanja, Bukan Diendapkan di Bank
-
Survei WEF: Cuaca Ekstrem Dinobatkan sebagai Risiko Global Utama
-
Cari Korban Kapal Tenggelam di Selat Bali, Basarnas Kerahkan 9 Kapal SAR
-
Kelompok Sadar Wisata di Tulungagung Konservasi Penyu secara Mandiri
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.