• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Berdampak pada Perubahan ...

Berdampak pada Perubahan Sosial, Ekonomi, dan Budaya

Senin, 15 Jan 2024, 06:25 WIB

Ditemukannya mesin uap pertama pada 1690-an dengan peningkatkan kemampuan yang menyertai kemudian melahirkan Revolusi Industri (1760-1840) di Inggris. Pada periode ini terjadinya perubahan secara besar-besaran di bidang pertanian, manufaktur, pertambangan, transportasi, dan teknologi, serta kondisi sosial, ekonomi, dan budaya di dunia.

Mesin bertenaga uap telah mengurangi biaya produksi, meningkatkan keuntungan, dan memungkinkan produksi massal barang-barang konsumen sehingga harganya lebih terjangkau. Sayangnya mesin uap industri tradisional seperti tenun tangan hancur karena hadirnya pabrik-pabrik bertenaga uap.

Ket. Foto: — Sumber: Istimewa

Kereta pos, gerbong surat, penginapan pelatihan, dan mereka yang memelihara dan merawat kuda, semuanya sangat menderita karena kereta api merenggut bisnis mereka. Akibatnya banyak orang kehilangan mata pencaharian yang menjadi sandaran hidup mereka.

Para laki-laki, khususnya, kehilangan pekerjaan karena pemilik pabrik lebih memilih mempekerjakan perempuan dan pekerja anak yang lebih murah. Kehidupan di perkotaan menjadi sempit, dan udara menjadi kurang bersih.

Beberapa orang memprotes perubahan tersebut, khususnya di kota-kota manufaktur besar seperti Yorkshire, Lancashire, dan Nottinghamshire. Periode antara 1811 dan 1816 merupakan periode yang sangat bermasalah bagi pemilik pabrik.

Dikenal sebagai Luddites yang diambil dari nama pemimpin mitos mereka Ned Ludd, para pengunjuk rasa yang brutal masuk ke pabrik-pabrik dan menghancurkan mesin-mesin yang telah merenggut mata pencaharian mereka.

Pemerintahan melakukan perlawanan. Hadiah besar ditawarkan untuk informasi atau penangkapan kaum Ludd, dan tentara dipanggil untuk melindungi pabrik. Para pengunjuk rasa yang tertangkap menghadapi hukuman berat termasuk hukuman gantung atau deportasi ke Australia.

Revolusi Industri menyebabkan hilangnya lapangan kerja dan pergolakan bagi banyak orang, namun juga menciptakan lapangan kerja baru. Permesinan memungkinkan didirikannya pabrik-pabrik yang lebih besar, yang memerlukan lebih banyak pekerja, sehingga lebih banyak orang mulai tinggal di kota-kota besar.

Mesin membutuhkan batu bara dalam jumlah besar, dan produk baru yang dihasilkannya memerlukan lebih banyak baja dan besi. Dampaknya menghasilkan lebih banyak tambang dan lebih banyak lapangan kerja.

Kemampuan mesin memungkinkan penggunaan logam baru, sehingga proyek konstruksi besar seperti terowongan, jembatan, dan kereta api mendatangkan lebih banyak lapangan kerja. Perkeretaapian membutuhkan insinyur, pengemudi, buruh, kepala stasiun, dan kuli angkut.

Toko-toko berkembang pesat karena pekerja perkotaan memiliki lebih banyak uang dibandingkan sebelumnya yang dapat mereka belanjakan untuk membeli barang-barang menarik dari seluruh Kerajaan Inggris.

Resor tepi laut berkembang pesat berkat kunjungan kereta api. Dominasi pertanian yang telah berlangsung selama berabad-abad di Inggris akan segera berakhir, dan cara hidup yang baru pun dimulai bagi banyak orang. hay/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Potensi Karhutla pada Musim Kemarau, BMKG Minta Masyarakat DIY Waspada

Karyawan Hyundai-Kia Mogok Besar-besaran, 40.000 Pekerja Khawatir Robot AI Gantikan Manusia

Kebakaran di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Polda Lampung: Tim Pastikan Tak Ada Titik Api Lain

Fitur Canggih Mobil Ternyata Jarang Dipakai, Ada yang Tak Tahu Cara Menggunakannya

Krisis Air Bersih di Natuna! Pemkab Salurkan Bantuan untuk Warga Terdampak

Kekeringan Meteorologis, BMKG Ingatkan Seluruh Wilayah Jateng untuk Siaga

Curanmor Merajalela! Polda Banten Bongkar Sindikat yang Beraksi di 14 Lokasi

Status Siaga Kekeringan Meteorologis untuk Seluruh Wilayah Jateng

Rumah Adat Wisata Sade Terbakar, Pemkab Lombok Tengah Fokus pada Pemulihan Korban

Cincinnati Open, Area Sial bagi Swiatek Dikalahkan Pegula

Prawirotaman Adakan Festival Guna Menunjang Kunjungan Wisata

Warga Semarang yang Akan Menikah, Lihat Pameran 50 Vendor Wedding

Jatim Hari Ini Cerah-Berawan, Gelombang hingga 3,7 Meter Mengintai Perairan Selatan

Gubernur Emanuel Melkiades Bawa Bantuan ke Tiga Titik Terdampak Gempa M7,7 di Riung

Real Madrid di Bawah Pelatih Mourinho Kalahkan Espanyol 2-1

Putus Akibat Gempa, Akses Jembatan Wae Dampek di Manggarai Timur Pulih

Kapal Kargo Muatan Bijih Besi Tujuan Singapura Tenggelam di Lepas Pantai India, Dua ABK Selamat

Kucuran Beras Capai 1,65 Juta Ton, Pemerintah Optimistis Rem Harga Beras di Puncak El Nino

BPBD Cilacap Tingkatkan Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Kekeringan Meteorologis

Menlu Tiongkok Wang Yi Temui Ketua DEN RI Luhut Panjaitan Bahas Investasi di Indonesia

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.