Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ketua MK Tekankan Pentingnya Kepercayaan Publik

📅 Kamis, 11 Jan 2024, 03:13 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ketua MK Tekankan Pentingnya Kepercayaan Publik Doc: antara

JAKARTA - Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Suhartoyo menekankan bahwa mendapatkan, meningkatkan, dan mempertahankan kepercayaan publik atau public trust merupakan hal yang penting bagi lembaga penjaga konstitusi tersebut.

"Tanpa kepercayaan publik, Mahkamah Konstitusi tidak akan berperan optimal. Rendahnya tingkat kepercayaan publik, jelas merupakan persoalan serius," kata Suhartoyo saat Sidang Pleno Khusus Penyampaian Laporan Tahunan 2023 dan Pembukaan Masa Sidang Tahun 2024 di Ruang Sidang Pleno MK RI, Jakarta, Rabu (10/1).

MK menyadari kepercayaan publik merupakan inti dari seluruh proses kinerja. Ia pun mengutip pernyataan salah satu tokoh pendiri Amerika Serikat, Alexander Hamilton, bahwa pengadilan pengadilan bergantung pada kepercayaan dan kesadaran publik untuk menaati keputusannya.

Di sisi lain, kata Suhartoyo, kepercayaan publik menjadi tantangan yang dihadapi MK, seluruh hakim konstitusi, serta pimpinan MK pada tahun 2023. Terkait hal ini, Suhartoyo bersama wakil ketua dan para hakim konstitusi mengaku telah melakukan berbagai langkah penting untuk memulihkan dan meningkatkan kepercayaan publik dimaksud.

Terlebih, sambung dia, pemulihan kepercayaan publik merupakan suatu keniscayaan dalam menyongsong agenda penyelesaian sengketa hasil Pemilihan Umum 2024 yang kian dekat. Untuk itu, MK melakukan sejumlah penataan internal dalam dua bulan terakhir.

"Antara lain, memastikan ketepatan waktu dimulainya persidangan termasuk waktu rapat permusyawaratan hakim (RPH), akselerasi waktu penyelesaian penanganan perkara, peningkatan kualitas putusan dengan mewajibkan kembali semua hakim konstitusi untuk menyampaikan pendapat hukum secara tertulis, serta peningkatan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat pencari keadilan," imbuhnya.

MK juga menyambangi sejumlah media sebagai upaya menjemput masukan dan kritik yang konstruktif untuk memulihkan dan meningkatkan kepercayaan publik dimaksud. Menurutnya, upaya itu mencerminkan komitmen MK melakukan perbaikan.

"Namun, komitmen kuat itu tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan dari para mitra kerja, friends of the court, dan masyarakat pada umumnya. Besar harapan kami, semua pihak membantu MK untuk menjaga dan memperkuat kemerdekaan dan kemandirian kekuasaan kehakiman," ucap dia. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

24 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
Olahraga
Formula 1: Antonelli Harus ...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.