Harga Minyak Mentah Naik Seiring Meningkatnya Ketegangan di Timur Tengah

Kamis, 11 Jan 2024, 10:36 WIB

BEIJING - Harga minyak mentah naik lebih tinggi di perdagangan Asia karena pasar mengukur meningkatnya ketegangan di Timur Tengah terhadap peningkatan mendadak stok minyak mentah AS yang mendorong harga minyak acuan turun sekitar 80 sen di sesi sebelumnya.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate AS naik 20 sen, atau 0,28 persen, mencapai $71,57 per barel. Patokan minyak mentah berjangka Brent naik 21 sen, atau 0,27 persen, menjadi $77,01 per barel.

Ket. Foto: Ilustrasi - Kapal tanker minyak. — Sumber: Bussiness Insider/GI

Persediaan minyak mentah AS meningkat 1,3 juta barel dalam pekan yang berakhir pada 5 Januari menjadi 432,4 juta barel, kata EIA pada hari Rabu, dibandingkan ekspektasi analis yang memperkirakan penurunan sebanyak 700.000 barel.

"Fundamental yang bearish, termasuk persediaan yang lebih tinggi dan produksi yang lebih tinggi, berperan melawan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah," tulis analis IG dalam sebuah catatan.Para analis memperkirakan harga akan berada di kisaran $67-$77 dalam waktu dekat, kata mereka.

Pada Rabu, kelompok Houthi Yaman melancarkan serangan terbesar mereka terhadap jalur pelayaran komersial di Laut Merah. AS dan Inggris mengisyaratkan akan mengambil tindakan lebih lanjut jika serangan terus berlanjut, dan Dewan Keamanan PBB mengeluarkan resolusi yang menuntut penghentian segera serangan tersebut.

Serangan Israel di Gaza selatan dan tengah juga meningkat pada Rabu.

Administrasi bea cukai Tiongkok akan merilis data perdagangan bulan Desember pada Jumat, yang memberikan gambaran setahun penuh mengenai keseluruhan permintaan di negara pembeli minyak terbesar di dunia tersebut. Analis memperkirakan data menunjukkan bahwa impor barang Tiongkok naik 0,3 persen bulan lalu, setelah turun 0,6 persen pada bulan November.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: CNA

Berita Terbaru

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

Kemenkes: 3 Juta Orang Terpapar Asap Karhutla

Event Budaya Lokal Dipadukan Sport dan Lifestyle Bakal Perkuat Pengembangan Mandalika

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.