- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pemanasan Global Dekati Ba...
Pemanasan Global Dekati Batas Kritis pada 2023
Rabu, 10 Jan 2024, 02:05 WIBPARIS - Tahun 2023 merupakan tahun terpanas yang pernah tercatat, dengan peningkatan suhu permukaan Bumi hampir melewati ambang batas kritis 1,5 derajat Celsius, demikian diungkap para pemantau iklim Uni Eropa, Selasa (9/1).
Perubahan iklim mengintensifkan gelombang panas, kekeringan, dan kebakaran hutan di seluruh planet ini, dan mendorong suhu global mencapai 1,48 Celsius di atas tolok ukur pra-industri, demikian dilaporkan Copernicus Climate Change Service (C3S).
"Ini juga merupakan tahun pertama dengan semua hari lebih hangat satu derajat dibandingkan periode pra-industri," kata Samantha Burgess, wakil kepala C3S. "Suhu pada 2023 kemungkinan besar akan melebihi suhu pada periode mana pun setidaknya dalam 100.000 tahun terakhir," imbuh dia.
Menurut para ilmuwan, hampir setengah tahun melebihi batas 1,5 Celsius berarti dampak iklim akan semakin menguat dan menimbulkan bencana.
C3S pun meramalkan bahwa periode 12 bulan yang berakhir pada Januari atau Februari 2024 akan melebihi 1,5 derajat Celsius di atas tingkat pra-industri.SB/AFP/I-1
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S
Berita Terkait:
-
Mendorong Prestasi 23 Peserta MTQ Tingkat Provinsi NTT
-
Menuju Hari Anak Nasional, Lebih dari 3.000 Anak Ikuti Soyalympic 2026
-
Diskon Tumbler Estetik di Jakarta Fair 2026, Lock n Lock Obral Potongan hingga 85 Persen
-
Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Dokter yang Pernah Bekerja di Kongo
-
Blackout Sumatera Bongkar Rapuhnya Ketahanan Listrik Nasional
-
Mesir: Hubungan Pendidikan dengan Indonesia Sangat Istimewa
-
Kemnaker Buka Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional Batch 3, Targetkan 20 Ribu Peserta
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.