Menanti Petunjuk Baru the Fed
Rabu, 10 Jan 2024, 09:19 WIBJAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berpotensi berbalik melemah dalam perdagangan tengah pekan ini. Pergerakan rupiah bakal dipengaruhi sikap investor yang cenderung memilih menunggu atau wait and see data inflasi Amerika Serikat (AS).
Presiden Komisioner HFX International Berjangka Sutopo Widodo menilai data inflasi tersebut dapat menjadi petunjuk baru bagi langkah kebijakan bank sentral AS atau the Fed ke depan. Karenanya, Sutopo memproyeksikan kurs rupiah terhadap dollar AS dalam perdagangan di pasar uang antarbank, Rabu (10/1), bergerak di kisara 15.500-15.600 rupiah per dollar AS.
Sebelumnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang ditransaksikan antarbank pada penutupan perdagangan, Selasa (9/1), menguat enam poin atau 0,04 persen dari sehari sebelumnya menjadi 15.520 rupiah per dollar AS. Pelaku pasar tengah menantikan rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) untuk melihat prospek penurunan suku bunga acuan AS.
"Para pedagang tetap sangat bias terhadap dollar AS menjelang data indeks harga konsumen utama yang dirilis pada hari Kamis (11/1) ini," kata Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam pernyataannya di Jakarta, kemarin.
Indeks harga konsumen AS diperkirakan menunjukkan sedikit peningkatan inflasi pada Desember 2023, ditambah dengan kuatnya data nonfarm payrolls, memberikan Bank Sentral AS atau The Fed lebih banyak ruang untuk mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Redaktur: Muchamad Ismail
Penulis: Antara, Muchamad Ismail
Berita Terkait:
-
Tak Terkejar, Bayern Muenchen Juara Liga Jerman
-
Menguatkan Rupiah Hendaknya Menjadi Fokus Pertama Kerja Plt Gubernur Bank Indonesia
-
Ragunan Dipadati Wisatawan Berbagai Daerah Saat Libur Panjang
-
Libur Sekolah 2026: Eminence Global Rilis Paket Edukatif Seru di Puncak dan Lembang
-
YKI Ingatkan Bahaya Vape pada Remaja, Banyak Orang Tua Tak Sadar Anak Terpapar Nikotin
-
ITD Summit 2026: TelkomGroup Buktikan AI Bukan Tren, Tapi Alat Kerja Nyata
-
Kampanye Hidup Sehat bagi Masyarakat di Ambon
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.