Jerman Juara United Cup

Selasa, 09 Jan 2024, 07:34 WIB

SYDNEY-Alexander Zverev meraih kemenangan tiga set dalam laga yang melelahkan atas Hubert Hurkacz untuk membantu Jerman mengalahkan unggulan teratas Polandia. Hasil laga yang berlangsung di Sydney Senin (8/1) dini hari itu memastikan Jerman meraih gelar United Cup untuk pertama kali.

Petenis peringkat tujuh dunia itu menyamakan kedudukan dan membuat peluang Jerman tetap hidup dengan kemenangan 6-7 (3/7), 7-6 (8/6), 6-4. Sebelumnya, petenis wanita teratas dunia, Iga Swiatek, mengalahkan Angelique Kerber dari Jerman 6- 3, 6-0.

Ket. Foto: melakukan “comeback” I Alexander Zverev dari Jerman melakukan comeback melawan Hubert Hurkacz dari Polandia dalam pertandingan final tunggal putra mereka di acara tenis United Cup di Ken Rosewall Arena di Sydney, Senin (8/1) dini hari. — Sumber: Saeed KHAN/AFP

Zverev kembali berpasangan dengan Laura Siegemund dan memastikan gelar juara dengan kemenangan 6-4, 5-7, 10-4 atas Swiatek dan Hurkacz di ganda campuran. "Kali ini hanya tinggal hitungan milimeter bagi Polandia untuk menjadi juara," ujar Zverev saat upacara penyerahan trofi. "Ini luar biasa dan sangat menyenangkan. Saya sangat Bahagia," sambungnya.

Hurkacz dan Zverev belum pernah bertemu lagi sejak Final ATP 2021. Saat itu petenis Jerman tersebut dinobatkan sebagai juara. "Saya kelelahan," ujar Zverev. Laga semifinal Jerman baru selesai pukul 02.18 pagi hari Minggu.

Di pertengahan set kedua, Zverev sudah kelelahan. Set ketiga banyak bertahan dan entah bagaimana mendapat break. Tentu saja secara mental dan fisik, sangat sulit karena bermain tiga hari berturut-turut di tunggal dan campuran.

Sementara itu, Swiatek sedang dalam performa terbaiknya menjelang Australian Open. Ia hanya kehilangan satu set sepanjang turnamen beregu campuran ini. Dia mencatatkan 16 kemenangan beruntun sejak dari Beijing dan Cancun hingga berakhir musim lalu. "Saya merasa benar-benar berkembang selama pramusim. Senang bisa memainkan pertandingan yang solid di sini," ujar petenis berusia 22 tahun itu. "Saya sangat bangga bisa memenangi semua nomor tunggal," tambahnya.

Menjelang Australian Open ini Swiatek mengalahkan Caroline Garcia, Beatriz Haddad Maia, Sara Sorribes Tormo dan Zheng Qinwen, juga Kerber.

Hong Kong Terbuka

Mengawali tahun ini, petenis peringkat lima dunia, Andrey Rublev, berjalan mulus dengan menjuarai Hong Kong Terbuka. Dia mengalahkan petenis Finlandia, Emil Ruusuvuori, di final. Kemenangan ini menjadi persiapan manis menjelang terjun ke Australian Open pekan depan.

Rublev yang berusia 26 tahun telah mencapai sembilan perempat final Grand Slam tanpa pernah melaju lebih jauh. Namun, dia akan menjadi salah satu favorit untuk turnamen major pertama tahun ini di Melbourne Park setelah meraih gelar tur ATP-nya yang ke-15 hanya dalam waktu 77 menit.

"Gelar ini adalah sesuatu yang istimewa," kata Rublev, dikutip dari AFP, Senin. "Sekarang dengan perasaan yang sangat bahagia saya pergi ke Melbourne. Saya akan menikmati satu pekan latihan di sana dan kemudian memulai Australian Open," tambahnya.

Terakhir kali Rublev kalah dari petenis di luar 50 besar adalah dari Ruusuvuori yang berperingkat 69, dalam pertandingan maraton tiga jam 16 menit, di Cincinnati Masters Agustus lalu. Namun, hal itu tidak terulang di Victoria Park, Hong Kong.

Kedua petenis memainkan final dengan cepat. Beberapa pukulan Ruusuvuori di baseline disambut dengan pukulan balik yang lebih kuat dari Rublev. Dalam kedudukan 3-3, Rublev unggul dengan pukulan backhand winner. ben/AFP/G-1

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.