Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kualanamu layani 399 ribu penumpang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024

📅 Senin, 08 Jan 2024, 23:33 WIB | Oleh:
Kualanamu layani 399 ribu penumpang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 Doc: ANTARA/HO - PT Angkasa Pura Aviasi
Ket. Pergerakan penumpang maskapai di Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Medan - Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara, menyatakan telah melayani sebanyak 399 ribu penumpang pada liburan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

"Terjadi pergerakan penumpang berjumlah 399 ribu orang periode Natal dan tahun baru," ucap Director of Operation and Services PT Angkasa Pura Aviasi Heriyanto Wibowo di Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin.

Namun, lanjut dia, pihaknya menyebut bahwa jumlah penumpang ini mengalami penurunan sebesar empat persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pelaksanaan angkutan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Bandar Udara Internasional Kualanamu terjadi selama 18 hari terhitung pada 18 Desember 2023 hingga 4 Januari 2024.

Bandar Udara Internasional Kualanamu telah membuka posko pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 berkolaborasi dengan pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran operasional serta pelayanan.

"Sementara untuk jumlah penerbangan 3.038 penerbangan atau mengalami penurunan sekitar sembilan persen," katanya.

Pihaknya juga mencatat selama periode angkutan Natal dan tahun baru sejumlah maskapai telah menambah sebanyak 217 penerbangan ekstra.

"Untuk periode angkutan Natal dan tahun baru ini didominasi penumpang dari Jakarta, Batam dan Pekanbaru. Sedangkan rute internasional didominasi Kuala Lumpur, Penang dan Singapura," ungkap Heriyanto.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pekan lalu mencatat pergerakan masyarakat selama periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mencapai 126 juta orang yang keluar provinsi maupun di dalam provinsi.

Menhub Budi Karya Sumadi mengungkapkan Kemenhub menjalin kerja sama dengan operator telekomunikasi untuk melihat jumlah pergerakan masyarakat selama masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Angka tersebut berdasarkan resume hasil positioning mobile data (PMD) yang dilakukan dari 16 Desember 2023-1 Januari 2024.

Menurutnya, hasil tersebut tidak berbeda jauh dengan prediksi pergerakan masyarakat dari Badan Kebijakan Transportasi Kemenhub yang mencapai 107 juta orang.

"Kami akan terus melakukan upaya yang lebih akurat terkait dengan pergerakan masyarakat dari satu titik ke titik lainnya agar bisa dilakukan penanganan yang lebih baik," tutur Menhub Budi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

31 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.