Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dolar Makin Kuat, HPE Emas Justru Turun? Ini Penjelasan Kemendag

📅 Kamis, 01 Okt 2026, 08:38 WIB | Oleh:
Dolar Makin Kuat, HPE Emas Justru Turun? Ini Penjelasan Kemendag Doc: Antara foto
Ket. Ilustrasi: Pekerja menunjukkan emas batangan di Jakarta.

JAKARTA - Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut turunnya harga patokan ekspor (HPE) dan harga referensi (HR) komoditas emas pada periode pertama Oktober 2026 dipengaruhi menguatnya nilai tukar mata uang utama global.

Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Tommy Andana menjelaskan selama periode pengumpulan data, HPE emas turun sebesar 3,5 persen. Penurunan ini sejalan dengan penurunan HR emas yang sama-sama dipengaruhi dinamika pasar global.

"Penurunan HPE dan HR emas pada periode pertama Oktober 2026 didorong oleh beberapa faktor seperti menguatnya nilai tukar mata uang utama global serta meningkatnya imbal hasil obligasi di pasar internasional," kata Tommy dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Pada periode ini, HPE emas turun 3,5 persen menjadi 139.409,07 dolar AS per kilogram dari 144.469,49 dolar AS per kilogram pada periode kedua September 2026. HR emas juga turun menjadi 4.336,11 dolar AS per troy ounce (t oz) dari 4.493,51 dolar AS per t oz.

Ketentuan tersebut ditetapkan dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 1925 Tahun 2026 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertambangan yang Dikenakan Bea Keluar Kepmendag tersebut berlaku untuk periode 1-14 Oktober 2026.

Tommy menambahkan HPE dan HR emas ditetapkan berdasarkan data dan masukan teknis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) yang mengacu pada publikasi London Bullion Market Association (LBMA).

Penetapan ini juga melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan dan Kementerian Perindustrian.

"Penetapan dilakukan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga berdasarkan informasi, data dan masukan yang disampaikan kementerian dan lembaga terkait," ujar Tommy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Mau Bayar Pajak Kendaraan? ...
Megapolitan
Cari SIM Keliling Terdekat ...
Olahraga
Balapan MotoGP Mandalika Bi...
Advertisement
Emas..emas..emas, Ashrifah Jadi Srikandi Asia Raih Medali Emas Panahan

Emas..emas..emas, Ashrifah Jadi Srikandi Asia Raih Medali Emas Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.