Hujan Deras Jadi Pemicu Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi

Senin, 08 Jan 2024, 00:10 WIB

Sukabumi - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi mencatat hujan deras yang turun sejak pagi hingga sore di sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada Minggu (7/1) memicu terjadinya bencana tanah longsor dan banjir.

"Tidak ada korban luka maupun jiwa pada kejadian bencana hidrometeologi. Hingga kini petugas penanggulangan bencana kecamatan (P2BK) masih melakukan asesmen di lokasi kejadian," kata Humas BPBD Kabupaten Sukabumi Sandra Fitria di Sukabumi, Minggu.

Adapun bencana tanah longsor terjadi di Kampung Lio, RT 003 /04, Desa Mekarsari, Kecamatan Sagaranten. Tebing tanah dengan panjang sekitar 10 meter dan tinggi tiga meter sempat menutup akses jalan desa, namun sudah kembali bisa dilewati dan mengancam satu rumah warga.

Kemudian untuk bencana banjir terjadi di Kampung Cibeber, RT 006/002, Desa Sukamanah, Kecamatan Cimanggu. Banjir ini dipicu hujan deras sehingga debit air sungai meningkat dan meluap.

Dampak dari banjir ini, jalur penghubung antara Kecamatan Cimanggu dengan Kalibunder tertutup air sehingga tidak bisa dilewati kendaraan selama dua jam. Arus lalu lintas pun dialihkan untuk menggunakan jalan desa Jalur Puncak Manggah.

Namun, untuk saat ini arus lalu lintas dari arah Kecamatan Kalibunder menuju Cimanggu atau sebaliknya sudah bisa kembali dilalui kendaraan karena banjir sudah surut. Tetapi sejumlah personel gabungan dari BPBD, TNI dan Polri masih bersiaga di lokasi guna mengantisipasi terjadinya banjir susulan.

Banjir juga terjadi di Kampung Gadog, Desa Bencoy, Kecamatan Cireunghas akibat meluapnya Sungai Cimandiri. Sejumlah rumah dikabarkan terendam air sungai yang meluap, namun belum diketahui berapa rumah maupun fasilitas lainnya yang terdampak bencana itu.

Hingga saat ini petugas BPBD bersama unsur forum komunikasi pimpinan kecamatan (forkopimcam) masih melakukan pendataan dan membantu membersihkan rumah warga yang terdampak banjir.

Sandra pun mengimbau kepada warga untuk selalu waspada karena potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di Kabupaten Sukabumi cukup tinggi yang dipicu oleh cuaca buruk.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.