NASA Luncurkan Jet Supersonik 'Senyap' X-59 pada 12 Januari

Minggu, 07 Jan 2024, 15:16 WIB

JAKARTA - NASA dan Lockheed Martin siap meluncurkan X-59 Quests baru, jet supersonik yang dirancang untuk menembus penghalang suara tanpa menimbulkan ledakan sonik yang menggelegar.

Dilaporkan Space.com, jetX-59Quiet SuperSonic Technology (Quesst) dikembangkan di fasilitas "Skunk Works" Lockheed Martin di Palmdale, California sejak 2019. EksperimentalX-59 Questdirancang untuk terbang dengan kecepatan supersonik dan mengurangi suara 'boom' khas sonik, menurunkan volume hingga mirip suara pintu mobil dibanting.

Ket. Foto: Sebuah pesawat berwarna merah, putih dan biru dengan hidung lancip memanjang terbang tinggi di atas pemukiman penduduk di bawahnya. — Sumber: Space.com/NASA

NASA mengatakan pesawat ini dapat membantu membentuk kembali peraturan yang saat ini melarang penerbangan supersonik di wilayah berpenduduk padat karena gangguan yang disebabkan oleh ledakan sonik.

Pada Jumat 12 Januari pukul 4 sore waktu setempat, NASA akan menyiarkan langsung peluncuranX-59 keluar dari hanggar untuk pertama kalinya. Peluncuran tersebut bisa disaksikan di Space.com milik NASA, atau di NASA+, atau NASA TV.

NASA bahkan mengundang masyarakat untuk mengadakan pesta nonton bareng peluncuran tersebut, lengkap dengan undangan danperangkat STEMgratis untuk para pendidik.

X-59 sebelumnya telah diluncurkan di depan kamera pada Agustus 2023. Namun itu terjadi sebelum jet tersebut masuk ke gudang cat untuk pengecatan atau livery terakhirnya dengan cat merah, putih, dan biru.

Selama peluncuran, geometri X-59 yang mencolok dan unik ditampilkan secara penuh. Pesawat ini memiliki bagian hidung yang tajam dan memanjang seperti paruh yang berukuran panjang 38 kaki (11,5 meter). Bagian hidung akan membantu membentuk gelombang kejut yang dihasilkan pesawat selama penerbangan, kata NASA dalampernyataan tahun 2021 .

Dengan hidung pesawat tersebut juga berarti pilot yang menerbangkan X-59 tidak dapat melihat keluar dari kaca depan karena tidak memiliki kaca depan. Sebaliknya, pilot menggunakan apa yang disebut NASA sebagai Sistem Penglihatan Eksternal, atau XVS, untuk melihat bagian depan pesawat.

Sistem ini menggunakan kamera yang menghadap ke depan, tampilan layar yang dipasang di kokpit, dan perangkat lunak pengolah gambar khusus untuk "menciptakan tampilan augmented reality dari garis pandang ke depan pilot X-59 bersama dengan hamparan data penerbangan grafis," menurut pernyataan agensi.

Pesawat dengan panjang 99,7 kaki (30 m) dan lebar 29,5 kaki (9 m) ini dirancang untuk mencapai kecepatan Mach 1,4, atau 925 mph (1489 kph), saat terbang di ketinggian 55,000 kaki (16,764 m).

X-59 ditenagai oleh mesin tunggal yang dibuat oleh General Electric Aviation.

Setelah siap untuk terbang, X-59 akan melakukan kampanye penelitian di mana pesawata akan terbang di atas daerah pemukiman tertentu untuk mengumpulkan data tentang bagaimana orang-orang di bawah merasakan dan bereaksi terhadap ledakan sonik yang lebih pelan yang ditimbulkannya.

NASA kemudian akan menggunakan data tersebut untuk meminta persetujuan penerbangan supersonik komersial dari badan pengatur seperti Federal Aviation Administration (FAA).

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

67 Ribu Ton Beras Digerakkan ke NTT! BULOG Kirim Bantuan dari 4 Provinsi untuk Korban Bencana

Kurangi Kesenjangan, DPRD Jabar: Pembangunan di Jabar Harus Merata baik Perkotaan dan Pedesaan

Manggala Agni Sumatra Berjibaku Padamkan Karhutla di 17 Desa

Polda Banten Ungkap Sindikat Curanmor Spesialis Pick-up di 14 Lokasi

Tetap Tunjukkan Dedikasi dan Keberanian, Perwira polisi Terluka Kena Pecahan Kaca saat Gerebek Gudang Uang Palsu di Tangsel

93.782 Ton Beras Siaga! BULOG Antisipasi Bencana NTT Hingga 10x Masa Darurat

Gubernur Bali Minta Peradi Siapkan Pendampingan Hukum Perkuat Desa Adat

Wagub Rano Buka Jakarta Beat Society 2026: Komitmen Perluas Ruang Kreatif Musisi Lokal

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.