WMO Utamakan Bantu Negara yang Rentan pada Perubahan Iklim

Sabtu, 06 Jan 2024, 00:02 WIB

JENEWA - Celeste Saulo dari Argentina, wanita pertama yang memimpin Organisasi Meteorologi Dunia atau World Meteorological Organisation (WMO), mengatakan prioritas utamanya membantu negara-negara yang paling rentan mengatasi perubahan iklim dan cuaca ekstrem.

"Perubahan iklim adalah ancaman global terbesar di zaman kita, dan peningkatan kesenjangan memperburuk dampaknya," kata Saulo pada hari pertamanya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Badan Cuaca dan Iklim PBB, di Jenewa, Kamis (4/1).

Ket. Foto: Celeste Saulo, wanita pertama yang memimpin Organisasi Meteorologi Dunia (World Meteorological Organisation/WMO). — Sumber: FABRICE COFFRINI/AFP

"Saya berasal dari negara-negara Selatan. Saya sangat menyadari perlunya berbuat lebih banyak untuk memprioritaskan kebutuhan kelompok yang paling rentan," kata orang Amerika Selatan pertama yang memegang jabatan tersebut.

Dikutip dari Barron, Saulo ingin memastikan setiap layanan cuaca nasional memiliki sumber daya yang dibutuhkan untuk menyelamatkan nyawa dan mata pencaharian.

"Bahkan, peningkatan kecil dalam investasi akan memberikan manfaat sosio-ekonomi yang besar bagi masyarakat kita," tegasnya.

Saulo menggantikan, Petteri Taalas dari Finlandia sebagai pimpinan WMO. Sejak 2014, ia menjabat sebagai manajer kantor meteorologi nasional Argentina.

Perkuat Observasi

Saulo mengatakan ingin mengubah ilmu cuaca dan iklim demi kepentingan masyarakat. "Hal ini termasuk memperkuat observasi dan pertukaran data yang diperlukan untuk prakiraan cuaca yang andal dan dapat diakses, memanfaatkan kemajuan besar dalam kecerdasan buatan, dan memperluas layanan peringatan dini untuk melindungi semua orang di Bumi," jelasnya.

Sebagian besar tugas WMO adalah menggunakan dan berbagi informasi yang disediakan oleh badan cuaca nasional mengenai gas rumah kaca, kenaikan permukaan laut dan suhu, pencairan gletser, dan indikator pemanasan global lainnya.

Saulo mengatakan peningkatan kegiatan pemantauan dan penelitian WMO akan membantu masyarakat di seluruh dunia mencari cara untuk beradaptasi terhadap perubahan iklim dan mengurangi dampaknya.

Salah satu prioritas organisasi ini adalah memastikan bahwa pada akhir tahun 2027, seluruh penduduk dunia dilindungi oleh sistem peringatan dini untuk melindungi mereka dari bahaya cuaca dan iklim.

Tahun lalu, negara-negara anggota WMO juga sepakat untuk membentuk sistem Pengawasan Gas Rumah Kaca Global.

Hal ini dimaksudkan untuk terus memantau gas rumah kaca, sehingga dapat mengetahui dari mana asalnya, baik yang berasal dari alam maupun dari aktivitas manusia.

"Kita baru saja melewati tahun terpanas yang pernah tercatat dan tahun 2024 mungkin akan lebih panas dan ekstrem ketika dampak penuh dari El Nino yang sedang berlangsung berdampak pada suhu dan peristiwa cuaca," kata Saulo. "Aktivitas manusia dan industri jelas patut disalahkan," pungkasnya.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Selocahyo Basoeki Utomo S

Berita Terbaru

Pangeran Harry Mendadak Mundur dari Organisasi Afrika, Ternyata Ada Kontroversi Besar

Polwan Goes to School Bikin Pelajar Manado Tersentak, Ini Pesan Pentingnya

Formula 1: Antonelli Akui Mercedes Tak Lagi Tercepat, McLaren Mulai Mengancam

Viral Rekening Bank Mandiri Rp80,9 Juta Diblokir, DPR Buka Suara

Thailand Hentikan Laju Tim Bola Voli Putri Indonesia

Luis Enrique Peringatkan PSG: Jangan Terlena, Harus Keluar dari Zona Nyaman

Spalletti Tuntut Lebih dari Kolo Muani Usai Juventus Hanya Menang Tipis

Selandia Baru Susul Australia, Anak di Bawah 16 Tahun Terancam Dilarang Bermedia Sosial

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.