Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

TPAK Perempuan Belum Optimal akibat Terkendala Pendataan

📅 Sabtu, 06 Jan 2024, 03:23 WIB | Oleh:
TPAK Perempuan Belum Optimal akibat Terkendala Pendataan Doc: Koran Jakarta/M.Ma'ruf

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, menyebut, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan masih belum optimal karena terkendala pendataan. Adapun berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2022 menunjukkan perbandingan TPAK antara perempuan dan laki-laki yaitu 53,41 persen banding 83,87 persen.

"Perempuan realita di lapangan sangat tangguh dan luar biasa. Ketika dilihat TPAK 53/83. Ketimpangannya cukup tinggi," ujar Bintang di Jakarta, Jumat (5/1).

Dia menerangkan, di lapangan masih ada ketidakadilan dalam pendataan. Misal, untuk ibu dan perempuan yang bekerja sebagai nelayan atau petani masih belum mendapat pengakuan.

Bintang menambahkan, untuk UMKM perempuan mendominasi dengan persentase dari 65 juta UMKM, 64 juta merupakan usaha mikro yang 60 persennya dimiliki dan dikelola perempuan. Dia mendorong para perempuan agar percaya diri untuk mengakui usahanya.

"Ketika pencacahan ini, datanya ketimpangan cukup tinggi karena perempuan tidak percaya diri menyebut diri pengusaha," jelasnya.

Dia menerangkan, perempuan terutama yang sudah berkeluarga kerap menjawab profesi ibu rumah tangga dalam pendataan TPAK. Padahal jika ditanya lebih detail, banyak perempuan yang memiliki usaha.

"Jadi kita komunikasi dengan BPS untuk mengevaluasi. Saya ingin para enumerator yang diturunkan betul-betul mendalami," katanya.

Deputi Bidang Kesetaraan Gender, Kementerian PPPA, Lenny N. Rosalin, mengatakan saat ini BPS berupaya menyempurnakan dan memberi pelatihan kepada para enumerator untuk pendataan TPAK. Hal ini penting mengingat lapangan kerja bagi perempuan sudah terbuka. ruf/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.