Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Prajurit TNI Dilarang Komentar Pemilu di Medsos

📅 Sabtu, 06 Jan 2024, 01:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Prajurit TNI Dilarang Komentar Pemilu di Medsos Doc: ANTARA/Muhsidin
Ket. Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional Marsekal Madya TNI Teddy Rizalihadi (tengah) bersama Pangkoopsud III Biak Marsda TNI Benny Arfan (kanan) dan penjabat lama Marsda TNI Donald Kasenda (kiri) seusai sertijab di Biak, Jumat (5/1).

BIAK - Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Madya TNI Teddy Rizalihadi melarang anggota TNI memberikan like dan berkomentar soal Pemilu di sosial media (medsos).

"Komitmen TNI sebagai alat pertahanan negara posisi kita sudah jelas yaitu netral," ujar Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional Marsekal Madya TNI Teddy Rizalihadi saat memimpin serah Terima jabatan Panglima Komando Operasi III dari Marsekal Muda TNI Donald Kasenda kepada penggantinya Marsekal Muda TNI Benny Arfan di Biak, Jumat (5/1).

Ditegaskan Marsdya Teddy, sesuai instruksi Panglima TNI telah menunjukkan komitmen netralitas dengan menyiapkan posko pengaduan netralitas TNI di beberapa satuan udara.

Diakui Pangkohanudnas, pos jaga laporan netralitas tersebut disiapkan untuk masyarakat yang mengadukan bila ada indikasi tidak Netral dari prajurit dan PNS.

Marsdya Teddy mengingatkan kepada seluruh pejabat prajurit PNS untuk dapat bersikap Netral dengan tidak mendukung melihat maupun menggunakan fasilitas dinas TNI untuk kepentingan peserta Pemilu 2024.

Ia menyebut, sekitar satu bulan lagi penyelenggaraan pemilu akan diselenggarakan secara serentak dalam situasi tersebut sangat rawan munculnya konflik sosial di tengah masyarakat. Oleh karenanya, pesan Marsdya Teddy, TNI sebagai alat pertahanan negara harus dapat membantu pemerintah menciptakan dan menjaga situasi yang kondusif sehingga pesta demokrasi dapat berjalan dengan damai dan aman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Produk UMKM Dipromosikan Le...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.