Kemendagri Apresiasi Pemprov Kaltim yang Berhasil Tuntaskan Kemiskinan Ekstem
Sabtu, 06 Jan 2024, 05:58 WIBSamarinda - Tim Kementerian Dalam Negeri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dengan keberhasilan menuntaskan salah satu persoalan sosial kemasyarakatan yakni terkait kemiskinan ekstrem di daerah.
Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga mengatakan capaian persentase penduduk miskin ekstrem Kaltim pada 2022 dan 2023 lebih baik atau berada di bawah capaian nasional dengan jumlah 3.910 jiwa atau 0,10 persen.
"Secara nasional ini kami apresiasi, Kaltim menjadi provinsi pertama nantinya sesuai dengan data-data yang dikemukakan disini, adalah provinsi pertama di seluruh Indonesia yang sudah akan bebas kemiskinan ekstrem di tahun 2024. Karena eskalasi penurunannya juga dua kali lipat dari nasional," kata Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat.
Sinaga hadir ke Kaltim bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Itjen Kemendagri) dalam rangka mengevaluasi pencapaian kinerja Penjabat Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik triwulan I (Oktober-Desember 2023).
Tim Evaluator Kemendagri dipimpin Sekretaris Itjen Kemendagri Ahmad Husin Tambunan didampingi Staf Khusus Mendagri Kastorius Sinaga.
Sekretaris Itjen Kemendagri Ahmad Husin Tambunan mengatakan secara keseluruhan capaian kinerja Pj Gubernur Kaltim Triwulan I sudah baik dan evaluator secara umum lebih kepada memberikan saran bahkan mayoritas mengapresiasi.
"Jadi saya ingin sampaikan pesan dari Irjen Kemendagri sesuai dengan arahan Presiden yaitu prioritas penurunan stunting, penurunan angka kemiskinan dan tingkat pengangguran, angka inflasi, pelayanan publik/perizinan dan rumah sakit/pelayanan kesehatan," kata Ahmad Husin Tambunan menutup sidang evaluasi.
Pj Gubernur Akmal Malik bersyukur atas pelaksanaan evaluasi yang berjalan dengan baik dan lancar, sesuai dengan 10 indikator capaian kinerja penjabat kepala daerah triwulan I di Kaltim.
Akmal menyebut bahwa semua yang dilaporkan berkat kerja keras seluruh tim pemerintahan di Kaltim.
"Alhamdulillahevaluasi berjalan dengan baik. 10 perimeter yang diminta oleh Irjen Kemendagri sudah kita laporkan. Memang ada beberapa catatan-catatan kealfaan kita, contoh melaporkan NPHD,evidence-nya, tapi tidak apa, inikan baru triwulan pertama. Tetapi secaraoverallkita mendapatkan apresiasi. Terima kasih untuk tim, luar biasa hebat, semangat selalu," ucap Akmal Malik.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kabar Baik! Bantuan Beras 10 Kg Kembali Disalurkan, Mulai Juli 2026, Sasar 33 Juta Keluarga
-
Wamendagri Wiyagus Dorong Kepala Daerah Terapkan Pembiayaan Kreatif
-
Hari Bhayangkara ke-80: Presiden Prabowo Tegaskan Tema 'Polri untuk Masyarakat'
-
Efek Piala Dunia, Meksiko Incar Kedatangan 10 Juta Turis
-
Tujuh Mahasiswa Thailand Belajar dari Warga Desa Suci Jember yang Bangkit dari Bencana Banjir Bandang
-
DPR: Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI Berpotensi Dongkrak UMKM dan Perputaran Ekonomi Daerah
-
Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 10 Juni 2026: Pertamax dan Pertamax Green Naik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.