Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Jabar Siapkan 6 Rumah Sakit Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta

📅 Jumat, 05 Jan 2024, 13:53 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Jabar Siapkan 6 Rumah Sakit Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta Doc: antarafoto
Ket. Tabrakan kereta api di Jawa Barat.

JAWA BARAT - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) menyiapkan enam rumah sakit untuk menangani korban kecelakaan kereta api (KA) yang bertabrakan antara Kereta Api (KA) Turangga dan KA lokal Bandung Raya di Cicalengka, Kabupaten Bandung.

"Kami di bawah Dinas Kesehatan Jabar menyiapkan enam rumah sakit, diantaranya RSUD Cicalengka, Puskesmas Cicalengka, Puskesmas Rancaekek, RS AMC, RS Harapan Keluarga, dan RS KK," kata Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Machmudin di Kabupaten Bandung, Jumat (5/1).

Bey memastikan hingga saat ini jajaran petugas terdiri dari TNI-Polri hingga Basarnas telah mengevakuasi seluruh penumpang dan petugas kereta di dua kereta tersebut.

"Jadi di KA Turangga ada 287 penumpang, di KA Lokal Bandung Raya itu ada 191 penumpang, dan semua penumpang berhasil dievakuasi," ucapnya.

Lebih lanjut, Bey menyampaikan duka mendalam bagi korban yang meninggal dunia dalam kecelakaan ini.

Saat ini pihaknya bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih terus menginvestigasi penyebab kecelakaan kereta api di Cicalengka tersebut.

"Kami menyampaikan duka yang sangat mendalam kepada keluarga korban, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Informasi selanjutnya kita menunggu dari KNKT," kata Bey Machmudin.

Sementara itu Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Ibrahim Tompo menyebut berdasarkan informasi terbaru sebanyak 37 orang mengalami luka-luka yang telah berhasil dievakuasi menuju enam rumah sakit yang telah dipersiapkan.

"Untuk kondisi korban yang luka tersebut sudah dievakuasi ke beberapa rumah sakit, seperti RSUD Cicalengka dan lainnya," kata Tompo.

Tompo mengatakan atas kejadian ini empat orang yang merupakan petugas KAI dinyatakan meninggal dunia.

"Kemudian untuk yang korban meninggal, ini baru dua yang dievakuasi yaitu masinis dan asisten masinis KA lokal Bandung. Nah sedangkan ada dua korban yang merupakan pegawai KAI saat ini belum bisa diidentifikasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.