Mengagetkan, Remaja Ini Jadi Tersangka Kasus Kepemilikan Senjata Tajam Ilegal
Kamis, 04 Jan 2024, 05:15 WIBSukabumi - Unit Reserse Kriminal Polsek Gunungguruh Polres Sukabumi Kota menetapkan seorang remaja yang berstatus sebagai pelajar berusia 18 tahun asal Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat karena kepemilikan senjata tajam ilegal pada Rabu, (3/1).
"Penangkapan tersangka ini kami lakukan pada Minggu, (31/12/2023) setelah adanya laporan dari warga yang merasa resah dengan keberadaan segerombolan remaja yang melakukan penyerangan dan perusakan di Kampung Cipeundeuy, Desa Mangkalaya, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi sekitar pukul 23.30 WIB," kata Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota AKP Bagus Panuntun di Sukabumi, Rabu.
Menurut Bagus, setelah dikembangkan, Unit Reskrim Polsek Gunungguruh berhasil menggerebek sebuah saung yang digunakan oleh sejumlah remaja untuk pesta minuman keras (miras) di wilayah Kecamatan Gunungguruh. Hasil penggerebekan pihaknya menemukan sejumlah barang bukti selain miras juga ditemukan adanya senjata tajam.
Para remaja yang mayoritas masih berusia belasan tahun itu kemudian dibawa ke Mapolsek Gunungguruh untuk dimintai keterangan. Setelah menjalani beberapa proses pemeriksaan akhirnya satu remaja ditetapkan menjadi tersangka karena kasus kepemilikan senjata tajam ilegal.
Sementara beberapa lainnya diharuskan wajib lapor kepada pihak Polsek Gunungguruh. Penangkapan ini berawal dari informasi warga mengenai sekelompok remaja yang tengah berpesta miras dan membawa senjata tajam di sebuah saung di wilayah Kecamatan Gunungguruh.
Sekelompok remaja laki-laki yang sedang melakukan pesta miras dengan membawa berbagai jenis senjata tajam yang diduga akan melakukan konvoi dan tawuran.
Warga sudah resah dengan adanya aksi anarkis yang dilakukan oleh sekelompok remaja dan pemuda, karena beberapa waktu lalu terjadi kasus perusakan sepeda motor milik warga yang diduga dilakukan oleh kelompok remaja.
Berdasarkan keterangan saksi dari warga di lokasi sepeda motor yang dirusak itu jenis Honda CRF milik warga yang dilakukan oleh tiga orang, di mana terduga pelakunya saat dilakukan penggerebekan saung tersebut sempat melarikan diri dan meninggalkan sepeda motor Honda Beat dan Honda Revo.
Pihaknya masih mengembangkan kasus ini dan memburu sejumlah pelaku lainnya yang diduga telah melakukan perusakan. Kepada warga diimbau untuk segera melaporkan jika melihat atau mengetahui ada aksi yang berpotensi terjadinya kasus kriminal agar bisa dengan cepat ditangani dan pelakunya ditangkap.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
CIMB Niaga Gandeng Ajaib, Perluas Akses Investasi Digital bagi Nasabah
-
Dua Pekerja Proyek yang Tertimpa Turap Berhasil Dievakuasi Tim Gulkarmat Jaktim
-
Canggih! PNJ Sulap Kebun Anggur Depok dengan Pendingin Berbasis IoT, Tingkatkan Hasil Panen
-
Makin Bersih dan Asri, Pemkot Yogyakarta Terjunkan Alat Berat Tata Sungai Code
-
Domenicali Puji Antonelli, Formula 1 Catat Rekor Penonton dan Lonjakan Popularitas
-
Wisman Tembus 7,45 Juta, Pemerintah Didesak Maksimalkan Dampak Pariwisata bagi Ekonomi Daerah
-
Mengagetkan Suara Dentuman dari Baturaja! Marinir TNI AL Pamer MLRS Vampire, Peluncur Roket yang Bikin Penasaran
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.