Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hari Pertama Kerja, Pegawai Masuk Selalu Tidak 100 Persen

📅 Rabu, 03 Jan 2024, 05:21 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hari Pertama Kerja, Pegawai Masuk Selalu Tidak 100 Persen Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangsel
Ket. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruangan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan, pada Selasa (2/1).

TANGSEL - Dari waktu ke waktu tingkat disiplin pegawai negeri mestinya terus membaik. Namun kenyataannya, menurut Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie, tingkat kehadiran pegawai pada hari pertama masuk kerja tahun 2024 sebesar 98 persen lebih, belum 100 persen.

"Laporan sementara hasil inspeksi mendadak hari pertama kerja, tingkat kehadiran pegawai 98 persen lebih. Saya perintahkan kepada Kepala BKPSDM untuk menghimpun seluruh absensi dari seluruh perangkat daerah termasuk sampai kecamatan dan kelurahan," kata Benyamin usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah ruangan perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota Tangerang Selatan, Selasa.

Ia mengatakan sidak ini untuk memastikan kedisiplinan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Non-ASN usai libur tahun baru. Hal ini juga memastikan pelayanan yang diberikan Pemerintah Kota Tangerang Selatan berjalan maksimal.

Saat sidak, Benyamin melakukan patroli pertama ke ruangan Sekretariat Daerah. Dia masuk ke setiap ruangan untuk melihat langsung pegawai yang hadir. Kemudian dilanjutkan ke ruangan perangkat daerah lainnya.

Selain melakukan sidak ruang pegawai, Benyamin juga memantau ruang pelayanan dan ruang kepala dinas untuk memastikan bahwa tidak ada pelayanan yang terganggu, apalagi dengan alasan ketidakhadiran.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh hasil absensi pegawai pada hari pertama masuk kerja dilaporkan kepadanya untuk mengetahui pegawai yang izin secara resmi atau yang bolos kerja.

"Saya mengetahui memang ada pegawai yang izin karena ada yang hamil kemudian sakit. Sementara itu, yang bolos saya akan minta BKPSDM untuk potong tunjangan perbaikan penghasilannya," ujar Benyamin. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

26 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

35 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.