BNI Optimis Kinerja Bisnis Transaksi Makin Menguat
Selasa, 02 Jan 2024, 09:50 WIBJAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI meyakini pada 2024, kinerja transaksi ekonomi dan keuangan digital di Indonesia akan terus menguat dan bertumbuh positif.
Direktur Digital Integrated Transaction Banking BNI, Corina Leyla Karnalies menungkapkan hal tersebut didukung oleh sistem teknologi pembayaran yang semakin aman, lancar, dan andal.
"Dengan pencapaian transaksi digital di 2023 yang baik, kami meyakini bahwa pertumbuhan akan terus berlanjut pada 2024 dengan semakin berkembangnya sistem teknologi yang mampu memberikan keamanan serta kenyamanan bagi nasabah," kata Corina dalam kererangan tertulisnya, Senin (1/1).
Lebih lanjut, ia menjelaskan terdapat tiga faktor utama yang mendorong pertumbuhan transaksi digital di dalam negeri pada 2024. Pertama yaitu bonus demografi. Jumlah penduduk di Indonesia saat ini didominasi oleh usia produktif, jumlahnya mencapai 69% dari total penduduk.
Penduduk usia produktif, yang meliputi generasi muda atau generasi milenial, memiliki karakteristik digital minded, digital savvy atau berteman baik dengan teknologi. Generasi ini bisa menjadi sumber talenta digital dan konsumen yang banyak menggunakan perangkat teknologi. Hal ini menurut Corina yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi dan keuangan digital.
"Bonus demografi ini adalah modal utama. Transaksi ekonomi digital akan tumbuh sangat besar," ujarnya.
Faktor kedua yang menjadi pendorong bertumbuhnya transaksi digital yaitu infrastruktur teknologi yang semakin matang. Hal ini terlihat dari jumlah pengguna smartphone yang mencapai 190 juta pengguna di Indonesia. Pesatnya perkembangan teknologi inilah yang kemudian mengubah perilaku dan pola transaksi nasabah menjadi serbadigital.
Terakhir, Corina meyakini bahwa pesatnya transaksi digital di Indonesia juga tidak terlepas dari kolaborasi yang apik antara pemerintah, regulator, dan perbankan. Menurutnya, kolaborasi tersebut berhasil menciptakan ekosistem ekonomi digital yang kondusif di tengah masyarakat. Tidak hanya itu, infrastruktur teknologi juga terdistribusi merata ke setiap wilayah-wilayah di Indonesia.
"Kolaborasi pemerintah, regulator, dan kami sebagai perbankan itu sangat-sangat bagus, ini mendukung ke dunia digitalisasi," tutupnya.
Redaktur: andes
Penulis: Mohammad Zaki Alatas
Berita Terkait:
-
Sleman Menjadi Tuan Rumah Festival Kesenian Yogyakarta 2026
-
Dari Pembatas Jalan Jadi Kebun Edukasi, Median Jalan Bomang Bogor Disulap TNI Jadi Eduwisata
-
Karhutla Awal September di Taman Nasional Tambora Berdampak Sekitar 834 Hektare
-
Trump Kirim 2 Utusan ke Rusia dan Ukraina, Bawa Proposal untuk Akhiri Perang
-
KBM Depok Kembali Normal Usai PJJ akibat Abu Vulkanik Anak Krakatau
-
Pedagang Menjerit Sepi, Pemkot Jayapura Ambil Alih dan Gelar Penataan Darurat Pasar Mama-Mama
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi, Abu Tipis Terbawa Angin hingga Pesisir Banten
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.