Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Arus Balik Tahun Baru, Dua Kapal Disiapkan di Pelabuhan Kendari

📅 Selasa, 02 Jan 2024, 17:32 WIB | Oleh:
Antisipasi Arus Balik Tahun Baru, Dua Kapal Disiapkan di Pelabuhan Kendari Doc: ANTARA/La Ode Muh Deden Saputra
Ket. Penumpang hendak melakukan perjalanan arus balik di Pelabuhan Nusantara Kendari, Sultra.

KENDARI - Sebanyak dua unit kapal penyeberangan disiapkan di Pelabuhan Nusantara, Kendari, Sultra, untuk mengangkut arus balik masyarakat pasca-libur Tahun Baru 2024.

Kepala Pos Pelabuhan Nusantara Kendari Rudy saat ditemui di Kendari, Sultra, Selasa, mengatakan beberapa hal telah dipersiapkan untuk menghadapi arus balik di Pelabuhan Nusantara Kendari, yang salah satunya menyiapkan dua unit kapal penyeberangan dengan rute Kendari-Raha-Baubau.

"Kapalstay(siap di Pelabuhan Nusantara Kendari) ada dua, yaitu kapal Pricilia 88 dan kapal Bahari 9B. Kita siapkan karena kita tidak tahu siapa tahu besok atau lusa terjadinya lonjakan penumpang arus balik," katanya.

Dia menyebutkan bahwa persiapan dua kapal tersebut dikarenakan pada saat menjelang akhir 2023, terjadi kepadatan penumpang dari Baubau dan Raha di Pelabuhan Nusantara Kendari.

"Memang betul sebelum tutup tahun itu penumpang tiba dari Raha dan Baubau tiba di Kendari lebih banyak daripada penumpang yang pergi," ujarnya.

Namun, kata Rudy, lonjakan penumpang tersebut masih dalam kapasitas normal dan tidak melebihi muatan kapal, seperti yang telah ditentukan.

"Pada saat akhir tahun ada lonjakan penumpang dari Raha menuju Kendari, tapi tidak signifikan, tidak seperti Lebaran dan tidak setiap kapal yang penumpangnya banyak, kadang kapal tiba siang atau kadang juga sore, lonjakan itu paling hanya sekitar 15 sampai 20 persen dari hari normal biasanya berbeda dengan hari libur Lebaran," jelasnya.

Meski begitu, dia menyampaikan bahwa hingga saat ini penumpang di Pelabuhan Nusantara Kendari masih terlihat normal dan belum ada lonjakan penumpang.

"Kami yakindua kapal tersebut bisa melayani arus balik masyarakat karena saya lihat kapasitasnya ini lumayan besar besar," tambah Rudy.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.